BI Sambut Baik Penurunan Harga BBM Bersubsidi

Rabu, 31 Desember 2014 - 15:15 WIB
BI Sambut Baik Penurunan...
BI Sambut Baik Penurunan Harga BBM Bersubsidi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyambut baik langkah pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

"Saya merespon secara umum. Apabila pemerintah keluarkan kebijakan, kita akan lakukan kajian. Pemerintah pada 17 November menyesuaikan BBM subsidi adalah kebijakan yang baik karena fiskal dan transaksi berjalan mengalami tekanan besar akibat impor," kata Gubernur BI Agus Martowardjojo di Gedung BI, Rabu (31/12/2014).

Dia menjelaskan, selama ini harga BBM selalu mempengaruhi harga komoditas. Namun, dengan rencana pemerintah menerapkan subsidi tetap, maka anggaran pemerintah akan lebih terukur.

"Kami yakin saving yang terwujud tetap diberikan untuk kaum miskin yang tepat sasaran, adalah sesuatu yang kita sambut baik. Anggaran negara akan lebih efektif digunakann. Fix subsidy BBM disambut baik karena merupakan dukungan pemerintah kepada sektor usaha," paparnya.

Agus berharap, dengan adanya penurunan harga BBM, maka inflasi bisa lebih rendah dan lebih stabil.

Sementara Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo juga menyambut baik kebijakan pemerintah tersebut. Menurut dia, ada tiga manfaat dari penurunan harga BBM bersubsidi.

Pertama, mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi karena akan digunakan untuk infrastruktur dan sebagainya. Kedua, memudahkan mengendalikan inflasi karena inflasi Indonesia sangat dipengaruhi oleh penyesuaian harga BBM.

Ketiga, memperbaiki defisit neraca berjalan (CAD). "Karena defisit migas akan lebih rendah dan terkendali. Dengan harga tidak subsidi, maka masyarakat akan lebih mengendalikan pemakaian kendaraannya," tutup dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI: Potensi Stagflasi...
BI: Potensi Stagflasi di Indonesia Perlu Diwaspadai
Jelang Hari Raya Iduladha,...
Jelang Hari Raya Iduladha, BI Perwakilan Jakarta Pastikan Harga Pangan Terkendali
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
44 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved