KKP Targetkan Produksi Garam 2017 Capai 4,5 Juta Ton
Rabu, 07 Januari 2015 - 16:18 WIB
KKP Targetkan Produksi Garam 2017 Capai 4,5 Juta Ton
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan produksi garam sebesar 4,5 juta ton pada 2017.
Target tersebut berani dicetuskan oleh KKP setelah target tahun lalu sebesar 2,5 juta ton tercapai dan target tahun ini sebesar 3,3 juta ton akan direalisasikan.
Direktur Pemberdayaan Usaha dan Pengembangan Masyarakat KKP Riyanto Basuki mengatakan, KKP menangani produksi garam di sektor hulu, dalam basis basah.
"Artinya, kita produksi garam, kemudian kita karungi, itu dalam basis basah. Belum diolah secara lanjutan, dalam basis itulah kita harus bisa mencapai target produksi sampai 2017 sebesar 4,5 juta ton," ujarnya di KKP Jakarta, Rabu (7/1/2015).
Garam yang masih berbasis basah tersebut, ungkap dia, setelahnya akan diproses lebih lanjut jika ingin dibuat kebutuhan yang lebih tinggi kualitasnya.
"Pengolahan untuk kebutuhan yang lebih tinggi kualitas dan kebutuhannya, misalnya industri. Industrii enggak bisa menggunakan garam basis basah. Untuk itu, ada proses menuju garam industri. Kecuali garam-garam yang dibutuhkan dalam proses pengasinan, pemindangan, itu tidak perlu," pungkas dia.
Target tersebut berani dicetuskan oleh KKP setelah target tahun lalu sebesar 2,5 juta ton tercapai dan target tahun ini sebesar 3,3 juta ton akan direalisasikan.
Direktur Pemberdayaan Usaha dan Pengembangan Masyarakat KKP Riyanto Basuki mengatakan, KKP menangani produksi garam di sektor hulu, dalam basis basah.
"Artinya, kita produksi garam, kemudian kita karungi, itu dalam basis basah. Belum diolah secara lanjutan, dalam basis itulah kita harus bisa mencapai target produksi sampai 2017 sebesar 4,5 juta ton," ujarnya di KKP Jakarta, Rabu (7/1/2015).
Garam yang masih berbasis basah tersebut, ungkap dia, setelahnya akan diproses lebih lanjut jika ingin dibuat kebutuhan yang lebih tinggi kualitasnya.
"Pengolahan untuk kebutuhan yang lebih tinggi kualitas dan kebutuhannya, misalnya industri. Industrii enggak bisa menggunakan garam basis basah. Untuk itu, ada proses menuju garam industri. Kecuali garam-garam yang dibutuhkan dalam proses pengasinan, pemindangan, itu tidak perlu," pungkas dia.
(izz)
Lihat Juga :