Pertumbuhan Kredit di November Melambat

Kamis, 08 Januari 2015 - 15:26 WIB
Pertumbuhan Kredit di...
Pertumbuhan Kredit di November Melambat
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara mengatakan, laju pertumbuah kredit pada November 2014 masih mengalami perlambatan.

Perkembangan kredit sejalan dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi domestik dari 5,12% pada kuartal II/2014 menjadi 5,01% pada kuartal III/2014.

Posisi penyaluran kredit perbankan tercatat sebesar Rp3.626,2 triliun pada November 2014 atau tumbuh 11,7% (year on year/yoy).

"Pertumbuhan itu lebih rendah dibanding Oktober 2014 sebesar 12,4% (yoy)," kata dia, Kamis (8/1/2015).

Menurut dia, perlambatan kredit tersebut terjadi pada kredit untuk jenis penggunaan modal kerja (KMK) dan investasi (KI). Perlambatan KMK terutama terjadi pada industri pengolahan yang tumbuh 11,0%‎ (yoy) pada November 2014, lebih rendah dibanding Oktober 2014 sebesar 13,6% (yoy).

Sementara itu, perlambatan KI terjadi pada industri pengolahan serta industri perdagangan, hotel, dan restoran (PHR) yang masing-masing tumbuh dari 26,7 %‎ (yoy) dan 11% (yoy) pada Oktober 2014 menjadi 24,8%‎ (yoy) dan 10,1%‎ (yoy) pada November 2014.

"Secara sektoral, PHR dan industri pengolahan memiliki pangsa terbesar dari total kredit produktif, yaitu masing-masing 30,6%‎ dan 24,4%‎," ujarnya.

Sementara itu, kredit yang disalurkan pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sedikit mengalami perlambatan. Pada November 2014, posisi kredit UMKM tercatat sebesar Rp660,8 triliun atau tumbuh 11%‎ (yoy), lebih rendah dibanding Oktober 2014 sebesar 11,1% (yoy).

"Perlambatan terutama terjadi pada skala usaha menengah yang tumbuh 8,6%‎ (yoy), melambat dibandingkan Oktober 2014 sebesar 9,8%‎ (yoy)," papar Tirta.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Permintaan Kredit Pelaku...
Permintaan Kredit Pelaku Usaha Masih Lemas, BI: Dana Belum Cair Rp2.374,8 Triliun
Awas, BI Kasih Peringatan...
Awas, BI Kasih Peringatan Perlambatan Kredit Masih Akan Terjadi
Kualitas Kredit Membaik,...
Kualitas Kredit Membaik, Bank Mandiri Catat Penurunan NPL 1,36%
Penyaluran Kredit BRI...
Penyaluran Kredit BRI Tembus Rp922,97 Triliun, Paling Gede Buat UMKM
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
43 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved