Era Material Ramah Lingkungan

Rabu, 14 Januari 2015 - 13:35 WIB
Era Material Ramah Lingkungan
Era Material Ramah Lingkungan
A A A
Seiring teknologi yang berkembang, kebutuhan akan bahan bangunan pun terus berinovasi. Tren material bahan bangunan akan mengarah pada konsep green dalam perspektif bahan bangunan. Misalnya memanfaatkan limbah batok kelapa, inovasi cat tembok, penutup lantai, dan inovasi perekat keramik.

Di tangan PT Cocomosaic Indonesia, batok kelapa mampu diolah secara khusus, lalu dibuat dalam bentuk potongan kecil atau chips , kemudian dirangkai menjadi bentuk persegi dengan ukuran tertentu. “Material ini dapat digunakan sebagai penutup plafon, dinding, dan lantai.

Cocomosaic menjadi salah satu produk bahan bangunan eco green karena memanfaatkan cangkang batok kelapa yang banyak dijumpai hampir di setiap provinsi Indonesia,” sebut pakar desain interior Rina Renvil. Pelapis batok kelapa menghadirkan permukaan dan motif yang natural. Pesonanya menghasilkan desain rumah yang hangat, natural, elegan, dan eksotik. Secara fisik, pelapis untuk batok kelapa berupa lembaran berukuran keramik dengan dimensi 42x42cm atau sekitar 16,5 x 1,5 inci.

Material ini pun sudah mulai merajai berbagai negara, seperti China, Malaysia, Singapura, Belgia, Polandia, Amerika Serikat, dan India. Tidak hanya menggunakan bahan material yang memang bersumber dari alam, saat ini penggunaan cat tembok sudah mengarah menggunakan bahan yang ramah lingkungan dengan indikator bebas kandungan material logam berat dan berbahaya.

“Produk ramah lingkungan tidak hanya rendah VOC, juga harus APEO free dan bebas logam berat,” kata Head of Marketing PT ICI Paints Indonesia Mediko Azwar. Saat ini tren cat memiliki keistimewaan water repellent dan antinoda sehingga kotoran cair tidak mudah menempel, mudah dibersihkan, tidak berbau, tidak polusi, daya sebar luas, dan daya rekat yang baik.

Seakan tidak mau kalah dengan industri cat, era baru industri keramik juga beralih pada teknologi yang kian modern dan canggih. Salah satu produsen keramik, Roman Ceramics, memanfaatkan teknologi digital printing untuk diaplikasikan di produknya yang diberi nama Digital Tecnica.

“Teknologi ini menciptakan produk dengan kesempurnaan random dan mencetak warna hingga ujung keramik secara penuh (bordeless printing ). Proses produksi dilakukan secara computerized sehingga mampu menghasilkan tampilan keramik bertekstur lebih sempurna,” kata Adrianto Gunawan, Assistant Marketing Manager Roman Ceramics.

Aprilia s andyna
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Pengusaha Properti...
5 Pengusaha Properti Dunia Terkaya
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Properti Pulih Lebih...
Properti Pulih Lebih Cepat, Daya Beli Bangkit Lebih Kuat
Diskusi Bedah Potensi...
Diskusi Bedah Potensi Properti di tahun 2022
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
6 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
7 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
10 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
10 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
10 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
10 jam yang lalu
Infografis
3 Efek Perang Dunia...
3 Efek Perang Dunia III dengan Nuklir terhadap Lingkungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved