OJK Berencana Perluas Penerbit EBA-SP

Selasa, 20 Januari 2015 - 12:21 WIB
OJK Berencana Perluas...
OJK Berencana Perluas Penerbit EBA-SP
A A A
JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Kuangan (OJK) Nurhaida mengatakan, pihaknya berencana memperluas penerbit Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP).

‎"Memang peraturan EBA-SP dikeluarkan OJK berupa peraturan No 23/2004 terkait pedoman penerbitan dan efek beragun aset. Ke depan, OJK ingin memperluas pihak yang menerbitkan efek beragun aset, juga diterbitkan pihak pembiayaan sekunder perumahan," kata Nurhaida di Pullman Hotel, Jakarta, Selasa (20/1/2015).‎

Menurutnya, ‎pertumbuhan ekonomi yang tinggi membutuhkan sumber-sumber pembiayaan yang besar. Berdasarkan RPJMN 2015-2019, kebutuhan investasi pada 2015 mencapai Rp3.945 triliun, pada 2017 sebesar Rp5.188 triliun dan 2019 mencapai Rp5.948 triliun.

Sementara, pembiayaan perumahan dari APBN tidak mencukupi, sebab itu peran swasta dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah ini.

"Sektor swasta umumnya dibiayai sektor perbankan. Kendati begitu, Loan Deposit Ratio (LDR) rendah maka kita butuh alternatif," jelas dia.

"Pembiayaan perumahan merupakan pembiayaan jangka panjang, sebab itu dapat dilakukan melalui pasar modal, seperti penerbitan obligasi, maupun penerbitan EBA-SP," tandas Nurhaida.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Peringatan 45 Tahun...
Di Peringatan 45 Tahun Diaktifkan Kembali Pasar Modal Indonesia, OJK Dorong Jaga Stabilitas Pasar Modal
Bos OJK: Kondisi Pasar...
Bos OJK: Kondisi Pasar Modal Masih Belum Pulih
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp179,66 Triliun
OJK Catat Total Dana...
OJK Catat Total Dana Emisi Pasar Modal Capai Rp61 Triliun
Ini Jurus OJK untuk...
Ini Jurus OJK untuk Gairahkan Pasar Modal Indonesia
OJK: Investor Domestik...
OJK: Investor Domestik Topang Penguatan Pasar Saham di Juli
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
7 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
32 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
39 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
47 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
MI6 Inggris Dituding...
MI6 Inggris Dituding Berencana Kirim Tentara Bayaran ke Afrika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved