Pertumbuhan Ekonomi Korsel Terendah Sejak 2012

Jum'at, 23 Januari 2015 - 11:27 WIB
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Korsel Terendah Sejak 2012
A A A
SEOUL - Ekonomi Korea Selatan (Korsel) tumbuh paling lambat dalam dua tahun. Hal ini menegaskan tantangan yang dihadapi bank sentral untuk memacu pertumbuhan.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (23/1/2015), Bank of Korea mengatakan, produk domestik bruto (PDB) Korsel tumbuh 0,4% dalam tiga bulan sampai Desember dari kuartal sebelumnya.

Hal tersebut sesuai perkiraan median dalam survei Bloomberg News dan merupakan kenaikan terendah sejak kuartal ketiga 2012. Ekonomi tumbuh 2,7% dari tahun sebelumnya, dibandingkan ekspektasi untuk kenaikan 2,8%.

Bank sentral memperkirakan pertumbuhan triwulanan akan mempercepat sekitar 1% pada 2015 setelah adanya faktor-faktor yang luar biasa seperti peraturan baru subsidi ponsel yang melemahkan penjualan handset dan pemerintah mengurangi pengeluaran.

"Pertumbuhan dapat pulih di kuartal ini, karena efek dasar, tetapi tetap ragu apakah kualitas pertumbuhan akan kuat," kata Kong Dong Rak, analis dari Hanwha Investment & Securities Co.

"Fakta menunjukkan bahwa angka kuartal keempat tidak kuat mengkhawatirkan karena saat itulah BOK menurunkan suku dan pemerintah mendorong maju dengan kebijakan ekspansif," imbuhnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dipicu Lonjakan Ekspor,...
Dipicu Lonjakan Ekspor, Korsel Pulih dari Resesi Ekonomi
Resesi Korsel Justru...
Resesi Korsel Justru Untungkan Indonesia, Kok Bisa?
Mendunia, tapi Drakor...
Mendunia, tapi Drakor dan Kpop Tak Mampu Selamatkan Ekonomi Korsel
Kim Jong-un Puji Ekonomi...
Kim Jong-un Puji Ekonomi Korut Meski Kondisi Keuangan Tak Pasti
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Promo Wisata Korea
Promo Wisata Korea
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved