BRI Himpun DPK Rp600,4 T Sepanjang 2014

Senin, 26 Januari 2015 - 21:28 WIB
BRI Himpun DPK Rp600,4...
BRI Himpun DPK Rp600,4 T Sepanjang 2014
A A A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat, total dana pihak ketiga (DPK) 2014 sebesar Rp600,4 triliun.

Menurut Plt Direktur Utama BRI Asmawi Syam, jumlah ini meningkat 23,45% dibanding tahun lalu.

"DPK kita tumbuh 23,45% dibanding 2013 sebesar Rp486,37 triliun," katanya saat pemaparan kinerja keuangan triwulan IV/2014 di Gedung BRI I, Jakarta, Senin (26/1/2015)‎.

Sementara itu, rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) BRI berada pada angka‎ 1,69%. Hal ini menunjukkan bahwa dalam proses bisnisnya BRI tetap menjaga kesehatan penyaluran kredit serta pemeliharaan tingkat NPL.

NPL mikro BRI terjaga pada angka 1,12%. Ini indikator positif, sebab pertumbuhan kredit BRI mikro tetap diimbangi dengan kualitas kredit yang baik.

‎Perolehan DPK dan NPL mikro BRI ini menyebabkan rasio kredit terhadap DPK tercatat sebesar 81,86% pada Desember 2014.

"Angka ini menunjukkan fungsi financial intermediary BRI masih berjalan dengan optimal," tandasnya.
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Presiden Jokowi Apresiasi...
Presiden Jokowi Apresiasi Peran BRI dalam Pengembangan UMKM Indonesia
BRI Berhasil Salurkan...
BRI Berhasil Salurkan Pinjaman Dana Pemerintah Rp136,7 Triliun
BRI Beri Tips Bertransaksi...
BRI Beri Tips Bertransaksi Aman Saat Lebaran
Investor Ritel Saham...
Investor Ritel Saham BRI Melesat Enam Kali Lipat Dalam Dua Tahun
BRI Hadirkan Virtual...
BRI Hadirkan Virtual Coaching Bagi Pelaku UMKM di Seluruh Indonesia
85% Kantor BRI Telah...
85% Kantor BRI Telah Beroperasi dengan Protokol The New Normal
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved