Geger Tarif Trump, Pemerintah Kumpulkan Pengusaha Hari Ini

Senin, 07 April 2025 - 11:34 WIB
loading...
Geger Tarif Trump, Pemerintah...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menggelar forum bersama pelaku usaha untuk membahas dampak dari kebijakan Presiden AS, Donald Trump, yang menaikkan tarif impor terhadap produk Indonesia hingga 32 persen. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menggelar forum bersama pelaku usaha untuk membahas dampak dari kebijakan Presiden AS, Donald Trump, yang menaikkan tarif impor terhadap produk Indonesia hingga 32 persen. Kebijakan ini diumumkan pada 2 April lalu dan akan mulai berlaku pada 9 April 2025.

Berdasarkan pantauan SindoNews, pertemuan yang berlangsung di Gedung Ali Wardhana, Senin (7/4/2025) mulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh wakil menteri dan pimpinan asosiasi industri, seperti Shinta Kamdani. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan masukan dan merumuskan langkah strategis agar industri dalam negeri bisa tetap bertahan.

Airlangga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membalas kebijakan tarif ini dengan tindakan serupa. Sebaliknya, Indonesia akan menempuh jalur diplomasi dan negosiasi agar tetap menjaga hubungan dagang yang baik dengan AS serta iklim investasi di dalam negeri.

"Seluruh industri akan kami libatkan agar kebijakan yang dibuat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sektor padat karya," ujarnya dalam keterangan resminya, Minggu (6/4).

Baca Juga: Pemimpin ASEAN Bersatu Respons Tarif Impor Terbaru AS

Beberapa produk strategis Indonesia tetap dikecualikan dari tarif baru ini, seperti produk medis, baja, aluminium, mobil dan suku cadangnya, hingga tembaga dan semikonduktor.

Pemerintah juga tengah menjajaki peluang ekspor ke pasar Eropa sebagai alternatif, mengingat Eropa adalah pasar terbesar ketiga setelah Cina dan Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Rekomendasi
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved