Mendag Minta Importir Tarik Apel Berbakteri dari AS

Selasa, 27 Januari 2015 - 11:08 WIB
Mendag Minta Importir...
Mendag Minta Importir Tarik Apel Berbakteri dari AS
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel meminta para importir produk apel dari Amerika Serikat (AS) yang terkontaminasi bakteri untuk menarik barangnya dari peredaran di dalam negeri.

Seperti diketahui, The United States Department of Agriculture (USDA) memberikan peringatan soal produk apel Granny Smith dan Gala asal Bakersfield, California, AS yang mengandung bakteri berbahaya, Listeria Monocytogenes. Bakteri ini menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia yang terinfeksi.

"Apel itu akan kita tarik, sampai di mana saja barang itu ada. Penjualan harus distop, kalau tidak akan membuat masalah baru," ujarnya di Kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (27/1/2015).

Menurut dia, para importir itu harus menarik sendiri apel berbakteri tersebut dari peredaran. Dia menegaskan, jangan melimpahkan kerugian ke pemerintah.

"Jadi kalau dia impor ke penjual di pasar, dia harus tarik sendiri. Jangan yang untung pedagang, kalau yang rugi pemerintah," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan akan menarik apel impor asal AS yang mengandung bakteri.

Bos Panasonic ini memastikan bahwa dua jenis apel tersebut memang mengandung bakteri berbahaya. Sebab itu, pihaknya sedang berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk menarik apel itu dari peredaran.

"Ada (bakteri), ini sedang koordinasi. Amerika saja mengatakan iya. Sekarang sedang diatur dan koordinasi, segera mungkin. Jangan sampai dikonsumsi sama masyarakat," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
9 menit yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
27 menit yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
52 menit yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
57 menit yang lalu
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
2 jam yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved