Central Asia Financial Bidik 25 Ribu Nasabah Baru

Rabu, 28 Januari 2015 - 02:33 WIB
Central Asia Financial...
Central Asia Financial Bidik 25 Ribu Nasabah Baru
A A A
JAKARTA - PT Central Asia Financial (CAF) dan Asuransi Central Asia (ACA) hingga akhir tahun ini membidik 25 ribu nasabah melalui brand asuransi jiwa terbarunya, Jagadiri.

President Director Central Asia Financial Reginald J Hamdani mengatakan, Jagadiri menyediakan empat segmen asuransi yang dibutuhkan masyarakat. Untuk tahap awal CAF telah meluncurkan dua produk yaitu Jaga Sehat Plus (hospital cash plan) dan Jaga Investa Flexy.

"Kami memilih nama Jagadiri untuk mendekatkan perusahaan kepada masyarakat dan agar lebih mudah diingat. Jagadiri juga mengaitkan dengan esensi dari asuransi yang sifatnya menjaga kesejahteraan, keamanan dan kenyamanan pelanggannya," kata dia saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (27/1/2015).

Dia menjelaskan, asuransi jiwa Jagadiri ini merupakan pertama kalinya di Indonesia yang bergerak secara digital. Keuntungan penjualan asuransi melalui internet adalah premi asuransinya bisa lebih murah dan terjangkau, karena tidak memerlukan agen sebagai perantara.

"Salah satu upaya untuk memberikan penawaran-penawaran yang langsung dan lebih ringan adalah dengan mengaplikasikan direct-selling tanpa menggunakan jasa agen. Dengan begitu, pelanggan terbebas dari biaya perantara, sehingga biaya premi dapat menjadi lebih ringan," imbuhnya.

Menurut Reginald, industri asuransi di Indonesia saat ini semakin menarik, berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), dengan rata-rata pertumbuhan pendapatan sebesar 32% pada kuartal ketiga 2013 sampai kuartal ketiga tahun lalu.

Dari total angka pertumbuhan tersebut, direct-selling meningkat hingga 7,9%, dengan perbandingan sebesar 2% lebih tinggi dari jumlah peningkatan pada asuransi pengguna jasa agen (agency).

Untuk mengoptimalkan peluang pada direct-selling, salah satunya dengan menjaga keseimbangan antara upaya pendekatan yang bersifat push dan pull.

Beberapa cara yang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan peluang pull pada direct-selling adalah melalui berbagai kegiatan sosialisasi, edukasi dan mengutamakan pengalaman pelayanan bagi para pelanggan, seperti aplikasikan melalui digital-marketing.

"Melalui penawaran tersebut kami menargetkan dapat menjaring 20-25 ribu nasabah baru. Nantinya Jagadiri juga akan tersedia dalam bentuk aplikasi mobile, dengan Android sebagai platform pertama yang disambanginya," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA-AIA Tawarkan Proteksi...
BCA-AIA Tawarkan Proteksi Kesehatan Hingga Limit Rp65 Miliar
Digelar Satu Bulan,...
Digelar Satu Bulan, BCA Expoversary Online 2021 Gaet 1 Juta Pengunjung
BCA Kanwil IV Catatkan...
BCA Kanwil IV Catatkan Laba Rp1,46 Triliun
BCA Ajak Desa Binaan...
BCA Ajak Desa Binaan Lestarikan Lingkungan Lewat Pengelolaan Sampah
Garuda Indonesia Sampai...
Garuda Indonesia Sampai BCA Cs Balapan Bantu UMKM Indonesia
Kuartal I 2020, BCA...
Kuartal I 2020, BCA Kantongi Laba Bersih Rp6,6 Triliun
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
39 menit yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
41 menit yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
59 menit yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
1 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
2 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
11 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved