BI Targetkan Penggunaan E-Money 2% dari GDP

Kamis, 29 Januari 2015 - 15:44 WIB
BI Targetkan Penggunaan...
BI Targetkan Penggunaan E-Money 2% dari GDP
A A A
JAKARTA - Kepala Departemen Pengembangan Akses Keuangan dan UMKM Bank Indonesia (BI) Enny V Panggabean ‎manargetkan, volume penggunaan uang elektronik (e-money) bisa di atas 2% dari perolehan GDP tahun ini.

"‎Kami akan mencoba untuk meningkatkan lebih dari 2% ke atas. Mudah-mudahan kerja sama dengan DKI (Pemda) pada tahun ini, kita ingin mengembangkan banyak program uang elektronik. Mudah-mudahan bisa di atas 2% dari GDP," katanya saat peluncuran Terminal Parkir Elektronik di Jakarta, Kamis (29/1/2015).

Menurutnya, penggunaan uang elektronik pada 2014 mencapai 1,6% dari GDP nasional baik di Jakarta maupun daerah lain di Indonesia.

‎"Tahun kemarin masih 1,6% dari GDP, termasuk pengguna di luar Jakarta. Saat ini kami sedang membuat kompilasi data, mungkin bulan ini akan kami list," imbuh dia.

Enny mengakui pengguna transaksi uang elektronik masih didominasi Jakarta. Kendati demikian, BI melihat perkembangan di daerah lain cukup besar, seperti di Banten yang mulai meningkat tajam.

Terpenting, penggunaan uang elektronik telah bergeser menuju masyarakat yang lebih bawah. Ini ditunjukkan dari volume transaksi dan nominal transaksi yang semakin kecil.

"Jadi, tadinya itu sekitar Rp20 ribu per transaksi sekarang menjadi Rp10 ribu," tukas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fit and Proper Test...
Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI, DPR Angkat Isu Pengawasan Perbankan
Transfer Uang Cuma Kena...
Transfer Uang Cuma Kena Biaya Rp2.500, Total Ada 77 Bank Terapkan BI-Fast
Makin Banyak, 21 Bank...
Makin Banyak, 21 Bank Gabung BI-FAST di Gelombang Kedua
BI Sudah Totalitas,...
BI Sudah Totalitas, Tapi Bunga Kredit Bank Merayap Pelan
Buat Bank yang Mau Kolaps,...
Buat Bank yang Mau Kolaps, Bisa Minta Dana Darurat ke BI
106 Bank Gabung BI-Fast,...
106 Bank Gabung BI-Fast, Biaya Transfer Cuma Rp2.500
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved