Sumut Desak PP Fasilitas Fiskal Segera Diterbitkan

Rabu, 04 Februari 2015 - 15:18 WIB
Sumut Desak PP Fasilitas...
Sumut Desak PP Fasilitas Fiskal Segera Diterbitkan
A A A
JAKARTA - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho mendesak Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Fasilitas Fiskal.

PP tersebut mencakup insentif perpajakan, kepabeanan dan cukai bagi para investor yang akan berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara.

“Kami mendesak pemerintah pusat melalui menteri keuangan untuk segera menerbitkan PP Fasilitas Fiskal. Setelah satu minggu pasca diresmikan presiden, operasional KEK Sei Mangkei hingga kini kami belum terima PP-nya,” ujar dia dalam rilisnya, Rabu (4/2/2015).

Menurut Gatot, penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Fasilitasi Fiskal tersebut sudah berjalan selama lima tahun, namun hingga ini belum selesai dan belum menghasilkan peraturan yang bisa diterapkan di KEK Sei Mangkei.

Padahal, insentif fiskal tersebut merupakan amanat UU Nomor 39 Tahun 2009 tentang Fasilitas Fiskal, yang tujuannya memberikan kepastian dan kemudahan berinvestasi di kawasan ekonomi khusus bagi para investor.

“Dengan PP Fasilitas Fiskal itu, kami optimistis akan mampu menarik banyak investor berinvestasi ke KEK Sei Mangkei. Jadi peraturan itu sangat vital bagi KEK Sei Mangkei,” papar Gatot.

Di samping itu, Gatot juga meminta dukungan pemerintah pusat terkait dua hal penting lainnya sebagai upaya mengawal dan menjaga operasional KEK Sei Mangkei.

Pertama, mendesak PTPN III untuk menyediakan infrastruktur dan fasilitas pendukung lain berkelas dunia, serta memberikan pelayanan prima kepada setiap investor.

Kedua, meminta pemerintah pusat untuk segera mewujudkan akselerasi hadirnya infrastruktur wilayah yang mampu mendukung aktivitas investasi kelas dunia, di antaranya transportasi intermoda, energi listrik dan gas.

Dengan begitu, dia menuturkan, target pencapaian dari kawasan industri yang terintegrasi ini dapat meningkatkan perekonomian daerah dan nasional.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenkeu Rampungkan...
Kemenkeu Rampungkan Revisi APBN 2020 dalam Dua Minggu
Pemerintah Siapkan Insentif...
Pemerintah Siapkan Insentif Produk Berkelanjutan
Kemenkeu Pangkas Subsidi...
Kemenkeu Pangkas Subsidi Energi Sebesar Rp5,3 Triliun
Mengenal Lima Prioritas...
Mengenal Lima Prioritas Utama Kebijakan Fiskal Tahun 2022
Ikut Tanggung Beban...
Ikut Tanggung Beban Negara, BI Akan Beli SBN Rp397 Triliun Tahun Ini
BUMN Dapat Dana Rp152...
BUMN Dapat Dana Rp152 Triliun Buat Pulihkan Ekonomi RI, Ini Kriterianya
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Lawan AS, Desak Eropa...
Lawan AS, Desak Eropa Ganti Jet Tempur Siluman F-35 dengan Rafale
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved