IHSG Berakhir Tergerus 35 Poin ke Level 5.279,9
Kamis, 05 Februari 2015 - 16:12 WIB
IHSG Berakhir Tergerus 35 Poin ke Level 5.279,9
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup bertahan di zona merah. IHSG tergerus 35,39 poin atau 0,67% ke level 5.279,90.
IHSG pagi tadi dibuka tergelincir ke zona merah. IHSG berkurang 5,26 poin atau 0,10% ke level 5.310,02 dan pada akhir sesi I makin terkoreksi ke 5.275,08 pasca rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun lalu yang melambat.
Sementara IHSG kemarin menguat 23,57 poin atau 0,45% ke level 5.315,28. Penguatan tersebut sering dengan positifnya mayoritas bursa Asia. Sementara hari ini, bursa Asia mayoritas berakhir melemah.
Indeks Hang Seng menguat 85,73 poin atau 0,35% ke 24.765,49; indeks Straits Times turun 15,45 poin atau 0,45% ke 3.402,12; indeks Shanghai melemah 37,59 poin atau 1,18% ke 3.136,53; dan indeks Nikkei 225 merosot 174,12 poin atau 0,98% ke 17.504,62.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,68 triliun dengan 4,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp126,95 miliar. Tercatat 119 saham naik, 176 saham melemah dan 115 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang menurun 1,98%, diikuti konsumer yang susut 1,29%. Sedangkan yang menguat sektor perkebunan, yang melesat 3,24% dan industri dasar bertambah 0,20%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.100 menjadi Rp56.550, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menguat Rp80 menjadi Rp3.850, dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) naik Rp1.400 menjadi Rp8.400.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp200 menjadi Rp7.525, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp130 menjadi Rp4.760, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) susut Rp125 menjadi Rp5.250.
(Baca: Pertumbuah Ekonomi RI Melambat, IHSG Anjlok 40 Poin)
IHSG pagi tadi dibuka tergelincir ke zona merah. IHSG berkurang 5,26 poin atau 0,10% ke level 5.310,02 dan pada akhir sesi I makin terkoreksi ke 5.275,08 pasca rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun lalu yang melambat.
Sementara IHSG kemarin menguat 23,57 poin atau 0,45% ke level 5.315,28. Penguatan tersebut sering dengan positifnya mayoritas bursa Asia. Sementara hari ini, bursa Asia mayoritas berakhir melemah.
Indeks Hang Seng menguat 85,73 poin atau 0,35% ke 24.765,49; indeks Straits Times turun 15,45 poin atau 0,45% ke 3.402,12; indeks Shanghai melemah 37,59 poin atau 1,18% ke 3.136,53; dan indeks Nikkei 225 merosot 174,12 poin atau 0,98% ke 17.504,62.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,68 triliun dengan 4,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp126,95 miliar. Tercatat 119 saham naik, 176 saham melemah dan 115 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini hampir semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang menurun 1,98%, diikuti konsumer yang susut 1,29%. Sedangkan yang menguat sektor perkebunan, yang melesat 3,24% dan industri dasar bertambah 0,20%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.100 menjadi Rp56.550, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menguat Rp80 menjadi Rp3.850, dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) naik Rp1.400 menjadi Rp8.400.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp200 menjadi Rp7.525, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp130 menjadi Rp4.760, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) susut Rp125 menjadi Rp5.250.
(Baca: Pertumbuah Ekonomi RI Melambat, IHSG Anjlok 40 Poin)
(rna)
Lihat Juga :