Pemerintah Targetkan Kurangi Biaya Logistik Terhadap GDP

Selasa, 10 Februari 2015 - 12:34 WIB
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Kurangi Biaya Logistik Terhadap GDP
A A A
JAKARTA - Pemerintah menargetkan untuk mengurangi beban biaya logistik terhadap growth domestic product (GDP) menjadi 19%. Saat ini biaya logistik masih 24% dari GDP.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Sofyan Djalil menuturkan, penurunan beban biaya logistik terhadap GDP tersebut akan menghemat ongkos produksi bagi industri hingga triliunan rupiah. Maka, sumbangsih industri terhadap pertumbuhan ekonomi akan lebih besar.

"Kalau kita kurangi biaya logistik dari 24% menjadi 19% itu terjadi penghematan sekian ratus triliun bagi industri, mereka bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik," terangnya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/2/2015).

Menurutnya, efisiensi dalam proses keluar masuknya barang di pelabuhan memang menjadi hal mutlak yang harus dilakukan saat ini. Dalam menciptakan efisiensi tersebut, pemerintah akan memberlakukan cara dan ketegasan yang sama seperti saat menciptakan sistem pelayanan terpadu satu pintu (PTSP).

"Pak Presiden mengatakan, kita lakukan seperti pola PTSP. PTSP kan selama ini sudah sekian lama mau bikin, pelayanan satu pintu tapi tidak berhasil. Tapi dengan tegasnya Presiden, sekarang PTSP sudah bisa jalan," jelas dia.

Pemerintah, lanjut Sofyan, juga perlu memperbaiki infrastruktur yang ada di pelabuhan agar efisiensi yang diharapkan tercapai. Contohnya Pelabuhan Tanjung Priok, yang tidak membuat pelabuhan baru. Sejak 2009 sampai sekarang kapasitanya meningkat dua kali lipat, hanya dengan memperbaiki soft infrastructure.

"Walaupun soft infrastructure masih banyak, misalnya masalah Inaport, tapi setidaknya kontainer tidak perlu mondar mandir dengan kontainer kosong. Ini perlu diperbaiki segera," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Truk Logistik Mulai...
Truk Logistik Mulai Padati Pelabuhan Merak
Ekosistem Logistik di...
Ekosistem Logistik di Pelabuhan Kunci Genjot Ekspor
Atasi Keruwetan Pelabuhan...
Atasi Keruwetan Pelabuhan dan Pandemi, BoksMan Asia Punya Caranya
Sistem Terintegrasi...
Sistem Terintegrasi Dorong Performa Kepelabuhan Indonesia
Kemenhub Optimalkan...
Kemenhub Optimalkan Tol Laut untuk Perlancar Logistik
Bersiap Menghadapi Tantangan...
Bersiap Menghadapi Tantangan Logistik Pascapandemi Covid-19
Berita Terkini
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
25 menit yang lalu
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
32 menit yang lalu
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
48 menit yang lalu
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
57 menit yang lalu
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
1 jam yang lalu
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
1 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved