Wall Street Mendatar Tunggu Hasil Negosiasi Utang Yunani

Kamis, 12 Februari 2015 - 08:58 WIB
Wall Street Mendatar...
Wall Street Mendatar Tunggu Hasil Negosiasi Utang Yunani
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berakhir mendatar menunggu hasil pembicaraan antara menteri keuangan kawasan Eropa dengan Yunani terkait negosiasi utang.

Indeks S& P 500 berakhir mendatar karena investor takut membuat spekulasi besar terhadap hasil pertemuan tersebut.

Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis telah memulai pembicaraan dengan para menteri keuangan zona Eropa setelah pemerintahan baru memenangkan mosi tidak percaya karena parlemen menolak memperpanjang bailout internasional.

Tapi Menteri Keuangan Luksemburg Pierre Gramegna pada akhirnya mengatakan bahwa para pejabat Eropa telah sepakat melanjutkan diskusi pembahasan negosiasi utang Yunani.

"Ini melegakan bagi pasar. Menurut saya akan bereaksi positif," kata Kepala Ekonom Pasar di Rockwell Global Capital Peter Cardillo, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (12/2/2015).

Sementara itu, sentimen lain yang memengaruhi bursa saham adalah para pemimpin Perancis, Jerman, Rusia dan Ukraina memulai pembicaraan damai di Belarus. Sementara di Ukraina pertempuran kembali memanas.

Dow Jones Industrial Average ditutup turun 6,62 poin atau 0,04%ke 17.862,14; indeks S&P 500 terkoerksi 0,06 poin menjadi 2.068,53; sedangkan Nasdaq bertambah 13,54 poin atau 0,28% ke 4.801,18.

Indeks Nasdaq menguat didukung kenaikan 2,3% pada saham Apple Inc (AAPL.O) menjadi USD124,88. Sekitar 6,4 miliar saham ditransaksikan di bursa AS. Volume tersebut di bawah rata-rata perdagangan lima hari terakhir sebanyak 7 miliar lembar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
2 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
2 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
2 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
3 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
3 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved