OJK Dorong Kredit Perbankan ke Petani dan Peternak

Jum'at, 13 Februari 2015 - 10:59 WIB
OJK Dorong Kredit Perbankan...
OJK Dorong Kredit Perbankan ke Petani dan Peternak
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad mengatakan layanan perbankan masih sulit untuk menjangkau petani dan peternak di daerah pelosok.

Oleh karena itu, OJK mendorong perlu adanya semacam kesesuaian pembiayaan kredit dari perbankan bagi petani atau peternak.

"Kami bersama industri membuat agenda yang bisa juga diterapkan di industri pangan, mulai dari edukasi, membangun jangkauan atau network dan penetrasi," ujarnya di Jakarta, Jumat (13/2/2015).

Muliaman menyatakan, isu besar yang masih menjadi persoalan pokok adalah sulitnya akses petani dan peternak untuk mendapatkan layanan kredit perbankan.

"Akses keuangan masih menjadi isu besar dan perlu diperinci lagi setiap aspeknya," jelas dia.

Dia menuturkan, jangan sampai terkesan kalau akses keuangan bagi petani dan peternak sulit karena soal administrasi perbankan terkait jaminan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved