OJK Ajak Warga NU-Muhammadiyah Investasi di PMS

Sabtu, 14 Februari 2015 - 21:31 WIB
OJK Ajak Warga NU-Muhammadiyah...
OJK Ajak Warga NU-Muhammadiyah Investasi di PMS
A A A
TABANAN - Deputi Komisioner Pasar Modal I Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sarjito menyatakan, ada satu cara menumbuhkan pasar modal syariah (PMS) di Indonesia, yaitu mengajak seluruh warga Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) ikut menjadi investor.

Menurutnya, pengetahuan masyarakat Indonesia terhadap pasar modal masih sangat minim. Sehingga, membuat perkembangannya sangat lambat. Hal tersebut memengaruhi perkembangan PMS di Tanah Air.

"Kalau warga NU dan Muhamamdiyah berinvestasi ke pasar modal syariah, semuanya akan beres," ujarnya dalam seminar Macro Ekonomy Outlook, di Bali Nirwana Resort, Tabanan, Sabtu (14/2/2015).

Warga Indonesia mayoritas muslim, apabila warga NU dan Muhammadiyah gabung dalam pasar modal syariah maka tidak perlu susah payah untuk sososialisasi fungsi dan pentingnya pasar modal syariah itu sendiri.

Dia menjelaskan keunggulan pasar modal syariah yaitu meniadakan kegiatan spekulatif yang marak di pasar modal konvensional. Selain itu, pasar modal ini sesuai dengan hukum islam, karena tidak ada unsur riba.

Indonesia memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, sehingga memiliki potensi pemodal sangat besar. "Produk syariah ini juga lebih aman, dan lebih menarik," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK: Hampir Seluruh...
OJK: Hampir Seluruh Landasan Hukum Penerbitan dan Transaksi Efek Syariah Tersedia
Di Peringatan 45 Tahun...
Di Peringatan 45 Tahun Diaktifkan Kembali Pasar Modal Indonesia, OJK Dorong Jaga Stabilitas Pasar Modal
Alhamdulillah, Jelang...
Alhamdulillah, Jelang Puasa Bertambah Lagi Saham Syariah
Bos OJK: Kondisi Pasar...
Bos OJK: Kondisi Pasar Modal Masih Belum Pulih
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp179,66 Triliun
OJK Catat Total Dana...
OJK Catat Total Dana Emisi Pasar Modal Capai Rp61 Triliun
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved