Pembangunan Gedung Tertinggi Pertamina Ditunda

Selasa, 17 Februari 2015 - 21:25 WIB
Pembangunan Gedung Tertinggi...
Pembangunan Gedung Tertinggi Pertamina Ditunda
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (persero) memutuskan untuk menunda pembangunan gedung pencakar langit Pertamina Energy Tower. Hal ini dilakukan lantaran perusahaan tengah fokus membangun sektor hulu dengan merevitalisasi dan membangun kilang minyak baru.

Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto mengatakan, tahun ini perseroan akan memokuskan investasinya terhadap sektor hulu. Sebab, sumbangan sektor hulu saat ini masih terbilang kecil hanya 23%.

"Kita memang menunda investasi agar dapat meningkatkan efisiensi dan berfokus di hulu. Investasi yang kita tunda tersebut seperti pembangunan tower (Pertamina Energy Tower)," ujarnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Selasa (17/2/2015).

Hal senada disampaikan Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman. Dia menyebutkan, perseroaan memangkas anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD7 miliar, salah satunya lantaran penundaan pembangunan Pertamina Energy Tower.

"Jadi, capex (Pertamina) di posisi terakhir itu berada di USD4,4 miliar. Investasi yang belum rasional dan tidak terlalu penting seperti pembangunan tower akan kita potong terlebih dahulu," tandasnya.

Seperti diketahui, Pertamina Energy Tower merupakan proyek prestisius perusahaan milik negara tersebut. Jika selesai dibangun, gedung raksasa ini akan menjadi tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 530 meter (1.740 kaki) di atas lahan seluas 495.000 meter persegi.

Gedung 99 lantai ini akan menjadi kantor bagi 23.000 karyawan Pertamina yang dirancang oleh Skidmore, Owings & Merril LLP (SOM), dan Turner International (konsultan project management), yang keduanya terlibat dalam penggarapan proyek fenomenal gedung tertinggi di dunia Burj al Khlifa, Dubai-UEA, serta Rider Levett Bucnall (konsultan quantity surveyor).

Dibangun dengan konsep green building, Pertamina Enregy Tower nantinya akan menjadi World Class Energy Company. Berdasarkan rencana sebelumnya, gedung tersebut diharapkan selesai pada 2020.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Target Jadi Perusahaan...
Target Jadi Perusahaan Properti Terkemuka, Juara Jadi Tata Nilai Baru KSP
Kiat PT PP Properti...
Kiat PT PP Properti Tbk Genjot Penjualan Saat Pandemi COVID-19
PT Modernland Realty...
PT Modernland Realty Ground Breaking Ruko Golf Boulevard Commercial Park
Pertamina Percepat Verifikasi...
Pertamina Percepat Verifikasi Kerusakan Properti Warga di Area Balongan
Tembus Target 2023,...
Tembus Target 2023, Krakatau Sarana Properti Tatap Ekspansi Bisnis ke IKN
Berita Terkini
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
29 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
49 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved