TPK Koja Tambah Layanan Baru

Minggu, 22 Februari 2015 - 17:58 WIB
TPK Koja Tambah Layanan...
TPK Koja Tambah Layanan Baru
A A A
JAKARTA - Sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas layanan, Terminal Peti Kemas Koja (TPK Koja) terus menambah fasilitas baru. TPK Koja sejak Rabu (18/2/2015) lalu melayani service baru.

Layanan ini merupakan kapal CMA (China 2) dengan panjang keseluruhan LOA 213 meter, yang setiap servis-nya mampu membawa 1.500 Twenty-foot Equivalent Units (TEUs). Tujuannya adalah negara-negara di Asia.

Service baru yang bersifat weekly service ini, memiliki destinasi pelabuhan Interasia, yakni Jakarta, Surabaya. Selain itu juga menjangkau sejumlah pelabuhan di China, yakni Dalian, Xingang, Shanghai, Lianyungang, Chiwan, serta pelabuhan di Filipina, Davao. Waktu sandar layanan setiap Rabu pukul 19:00 sampai dengan Jumat pukul 01:00.

General Manager TPK Koja, Agus Hendryanto, mengatakan, penambahan layanan baru ini menunjukkan kepercayaan tinggi dari beberapa shipping line. Selain itu, wujud komitmen TPK KOJA untuk selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggannya.

"Kami akan terus mendorong kualitas dan kapasitas layanan di TPK Koja, melalui penambahan fasilitas-fasilitas baru. Investasi yang kami lakukan ini diharapkan mampu mempercepat aktivitas bisnis dari para pelanggan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," kata Agus di Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/2/2015).

Pada 2014, troughput TPK Koja mencapai 872.511 TEUs. Jumlah ini meningkat, dari posisi 2013 yang masih 851.885 TEUs, atau naik 2,42%. Kinerja operasional TPK Koja pada 2014 pun meningkat, khususnya untuk box container per hour (BCH) mencapai 26,30.

“Dengan peningkatan troughput tersebut, tentunya harus diimbangi dengan komitmen bersama, antara pemegang saham dan manajemen TPK Koja beserta seluruh karyawan TPK Koja,” kata Agus.

Dia menambahkan, komitmen menambah layanan di TPK Koja dapat terlihat dari adanya sejumlah investasi alat-alat baru dan perluasan Container Yard (CY). Semua ini dilakukan oleh pemegang saham, yakni PT Pelindo II (Persero) dan Hutchison Port Indonesia (HPI) yang dilakukan secara konsisten.

Pada 2014, Pelindo II dan HPI menambah crane baru super post Panamax dengan twin lift dengan jangkauan 22 row, serta refurbishment terhadap crane no.6 menjadi Twin-lift sehingga crane di TPK Koja dapat bekerja lebih produktif lagi.

Ada juga penambahan tiga RTGC, sehingga total RTGC di TPK KOJA telah mencapai 25 unit dan 20 unit telah heighten 5 + 1. Penambahan dua unit reach stacker dan satu unit empty handler. Penambahan delapan unit trucking, sehingga total 48 head truck dan 60 chasis.

Perluasaan lapangan penumpukan sekitar 3,8 hektar, sehingga total area 32,73 ha. Selain itu juga ada pengembangan pelayanan auto gate system dan membangun gate baru, gedung kantor baru, workshop peralatan serta back up genset power house baru.

"Kami sangat mengapresiasi komitmen pemegang saham dalam meningkatkan kualitas layanan TPK Koja. Dengan dilakukannya investasi tersebut, maka tugas berat tersebut ada di manajemen berserta seluruh karyawan TPK Koja untuk lebih membuktikan bentuk sebuah pelayanan yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya,” pungkas Agus.
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peziarah Makam Covid-19...
Peziarah Makam Covid-19 di Macanda Wajib Daftar Daring
Puspadaya Perindo Dampingi...
Puspadaya Perindo Dampingi Korban Dugaan Penganiayaan Jalani Pemeriksaan di Polsek Koja
Pelan-pelan, Tingkat...
Pelan-pelan, Tingkat Hunian Hotel Mulai Merangkak Naik
Belum Pulih, Jumlah...
Belum Pulih, Jumlah Orang yang Nginep Dihotel Anjlok
Koja Trade Mall Dapat...
Koja Trade Mall Dapat Ancaman Bom via Media Sosial Instagram
Tingkatkan Kolaborasi,...
Tingkatkan Kolaborasi, IPC TPK Kembali Layani Adhoc Service
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved