Faisal Basri Nilai Target Ekspor RI 300% Sesat

Senin, 23 Februari 2015 - 12:55 WIB
Faisal Basri Nilai Target...
Faisal Basri Nilai Target Ekspor RI 300% Sesat
A A A
JAKARTA - Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri mengatakan, target Kementerian Perdagangan (Kemendag) menaikan nilai ekspor hingga 300% sesat. Hal ini dikatakan Faisal bukan karena membenci Kemendag, melainkan sayang termasuk kepada menetrinya.

Menurutnya, meski target tersebut sesuai nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi), namun hal itu tidak mungkin tercapai. Pasalnya nilai impor Indonesia masih sangat tinggi.

"Saya bilang begini, karena saya sayang dengan Pak Menteri (Mendag Rachmat Gobel). Dan saya harus bilang bahwa nawacitanya sesat, kalau bisa Pak Rachmat desak dan bilang ke Pak Presiden apa gunanya ekpor meningkat 300% tapi impor naik 5 kali lipat. Kalau ini sesat, ya pasti sesatlah negeri ini," ujarnya dalam forum diskusi di Kemendag, Jakarta, Senin (23/2/2015).

Faisal juga menjabarkan, dalam lima tahun terakhir negera yang mampu mendorong ekspornya secara maksimal adalah India yakni sebesar 74,5%. "Terus, kita mau 300%? Sekali lagi ini mimpi, ayo stop bermimpi mari kita berpijak di dunia nyata ini," imbuhnya.

Jika ingin meningkatkan ekspor, lanjut dia, setidaknya harus dilakukan peningkatan sektor produksi, baik dari kuantitas maupun kualitas. Produktivitas juga dapat menjadi parameter bagi potensi peningkatan ekspor.

Namun anehnya, selama ini sektor produksi Indonesia sudah menurun. Bahkan mulai beralih ke sektor jasa. "Dalam enam tahun terakhir ini turun terus produksi kita, produksi kita ke jasa. Jasanya makin tidak kompetitif, misalnya penerbangan lihat saja Lion Air dan peristiwa kemarin itu," terang Faisal.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada Rachmat Gobel agar tidak menjadikan nawacita sebagai pondasi untuk menentukan target yang tidak realistis. "Seolah-olah nawacita ini seperti kitab suci. Ini bukan kitab suci, ini produk politik yang belum tentu benar," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
3 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
4 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
4 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
4 jam yang lalu
Kuliah Umum di Unhas,...
Kuliah Umum di Unhas, Afi Kalla Tekankan Peran IKM dalam Hilirisasi Ekonomi
5 jam yang lalu
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
5 jam yang lalu
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved