RI Tak Harus Impor Beras hingga Maret 2015

Senin, 23 Februari 2015 - 19:55 WIB
RI Tak Harus Impor Beras...
RI Tak Harus Impor Beras hingga Maret 2015
A A A
JAKARTA - Pengamat Ekonomi Universitas Negeri Lampung (Unila) Bustanul Arifin mengatakan, Indonesia tidak harus impor beras. Hal ini karena Indonesia masih memiliki stok cukup banyak hingga Maret 2015.

Menurutnya, alasan tidak harus impor beras karena Indonesia sudah impor beras akhir tahun lalu sebesar 500 ribu ton dan itu dinilai cukup hingga Maret 2015.

"Saya mendengar impor sudah dilakukan akhir tahun lalu sampai 500 ribu ton. Menurut saya cukup untuk mensuplai atau menjaga pasokan hingga awal atau akhir Maret 2015. Karena tanam dan panen kita juga terlambat dan kita paham 2014 kemarin itu adalah musim yang paling panas sehingga semua mundur," ujarnya di Jakarta, Senin (23/2/2015).

Bustanul menambahkan, jika pemerintah tetap impor, maka dikhawatirkan saat musim panen nanti harga gabah akan turun. Itu yang harus dihindari.

"Bahkan dulu pernah dikeluarkan Kementan, bahwa kita tidak boleh impor 1-2 bulan setelah panen raya kan. Itu masih berlaku SK itu saya rasa," ujar dia.

Sekarang pertanyaannnya, bagaimana cara mengelola stok, agar betul-betul bisa dimanfaatkan untuk menstabilkan pasar. "Karena kenaikannya tidak hanya di pasar induk Cipinang. Ini sudah merambah ke pasar-pasar lain bahkan di beberapa daerah selindo," katanya.

Dia berpesann, yang jelas pemerintah harus antisipasi harga yang akan bergejolak sampai panen tiba. Karena, jika stok berkurang, suplai turun, itu sudah pasti harga naik.

"Itu sudah hukum ekonomi. Mungkin masyarkat bertanya, kalau harga paceklik ini naik 10%-15%, mungkin oke, tapi kalau 30% pasti ada sesuatu. Ini yang harus dipecahkan pemerintah," tandas Bustanul.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Awas, Harga Beras Dapat...
Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
17 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
41 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
47 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Tak Hanya Ketupat, Ini...
Tak Hanya Ketupat, Ini 8 Makanan Khas Lebaran Terbuat dari Beras
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved