Maret, Garuda Tutup Loket Tiket di Dua Bandara
Selasa, 24 Februari 2015 - 14:10 WIB
Maret, Garuda Tutup Loket Tiket di Dua Bandara
A
A
A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan menutup loket penjualan tiket penerbangan (ticket sales counter) di dua bandara mulai 1 Maret 2015.
VP Corporate Communciation Garuda Indonesia Pujobroto mengatakan, perseroan akan menutup loket penjualan tiket penerbangan di Bandara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng dan Bandara Internasional Kuala Namu Medan.
"Hal ini sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia untuk menutup loket penjualan tiket penerbangan di gedung terminal penumpang secara bertahap," kata Pujo dalam rilisnya, Selasa (24/2/2015).
Langkah penutupan loket penjualan tiket merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Perhubungan Nomor HK.209/I/16PHB.2014 kepada seluruh penyelenggara bandar udara tertanggal 31 Desember 2014 tentang Peningkatan Pelayanan Publik di Bandar Udara Seluruh Indonesia sebagai upaya untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi para pengguna jasa transportasi udara.
Untuk selanjutnya lokasi loket penjualan tiket Garuda di kedua bandara tersebut akan dialihfungsikan menjadi customer service counter untuk melayani kebutuhan penumpang.
Misalnya, proses fare adjustment, perubahan rute (reroute), pengembalian dan pembatalan (refund and cancellation), penyesuaian jadwal penerbangan (reschedule), serta layanan informasi dan aduan.
"Demi kenyamanan para pengguna jasa dan untuk menghindari keterlambatan penerbangan, Garuda mengimbau para pengguna jasa yang akan melakukan penerbangan agar telah lebih dulu memiliki tiket penerbangan sebelum datang ke bandara, yang dapat diperoleh di antaranya melalui sistem daring (online)," paparnya..
Namun demikian, untuk mengakomodasi para pengguna jasa yang belum memiliki tiket, Garuda akan menyediakan telephone centre dan beberapa perangkat komputer di Customer Service Counter Garuda Indonesia di kedua bandara udara tersebut untuk membantu penumpang yang hendak melakuksan proses reservasi dan pembukuan tiket.
VP Corporate Communciation Garuda Indonesia Pujobroto mengatakan, perseroan akan menutup loket penjualan tiket penerbangan di Bandara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng dan Bandara Internasional Kuala Namu Medan.
"Hal ini sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia untuk menutup loket penjualan tiket penerbangan di gedung terminal penumpang secara bertahap," kata Pujo dalam rilisnya, Selasa (24/2/2015).
Langkah penutupan loket penjualan tiket merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Perhubungan Nomor HK.209/I/16PHB.2014 kepada seluruh penyelenggara bandar udara tertanggal 31 Desember 2014 tentang Peningkatan Pelayanan Publik di Bandar Udara Seluruh Indonesia sebagai upaya untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi para pengguna jasa transportasi udara.
Untuk selanjutnya lokasi loket penjualan tiket Garuda di kedua bandara tersebut akan dialihfungsikan menjadi customer service counter untuk melayani kebutuhan penumpang.
Misalnya, proses fare adjustment, perubahan rute (reroute), pengembalian dan pembatalan (refund and cancellation), penyesuaian jadwal penerbangan (reschedule), serta layanan informasi dan aduan.
"Demi kenyamanan para pengguna jasa dan untuk menghindari keterlambatan penerbangan, Garuda mengimbau para pengguna jasa yang akan melakukan penerbangan agar telah lebih dulu memiliki tiket penerbangan sebelum datang ke bandara, yang dapat diperoleh di antaranya melalui sistem daring (online)," paparnya..
Namun demikian, untuk mengakomodasi para pengguna jasa yang belum memiliki tiket, Garuda akan menyediakan telephone centre dan beberapa perangkat komputer di Customer Service Counter Garuda Indonesia di kedua bandara udara tersebut untuk membantu penumpang yang hendak melakuksan proses reservasi dan pembukuan tiket.
(rna)
Lihat Juga :