Rini Bantah Penyaluran PMN Strategi BUMN Melantai di Bursa

Rabu, 25 Februari 2015 - 19:48 WIB
Rini Bantah Penyaluran...
Rini Bantah Penyaluran PMN Strategi BUMN Melantai di Bursa
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno membantah bahwa penyaluran penyertaan modal negara (PMN) sebagai strategi agar perusahaan pelat merah melantai di bursa melalui initial public offering (IPO) di pasar modal.

Dia mengatakan, suntikan dana PMN tersebut justru memperkuat kepemilikan pemerintah terhadap BUMN tersebut yang kini sebesar 60%.

"Dengan adanya PMN, 60% (saham pemerintah) tetap 60%. Tidak turun," tegasnya kepada Sindonews di Istana Negara, Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Dia menjelaskan, setiap perusahaan negara yang telah go public sahamnya dimiliki masyarakat luas sebesar 40% dan sisanya dimiliki pemerintah. Dengan suntikan dana tersebut, jika Perusahaan berniat melakukan ekspansi atau mengerjakan proyek maka tidak perlu menjual saham baru kepada masyarakat.

Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag) ini mencontohkan, PT Adhi Karya (Persero) yang akan mengerjakan proyek konstruksi di daerah Cibubur, tidak perlu menerbitkan saham baru lantaran telah disuntikkan modal melalui PMN.

"Kalau kita mengeluarkan saham baru tanpa PMN, otomatis Adhikarya akan lebih banyak dibeli masyarakat luas. Jadi kepemilikan pemerintah bisa lebih turun dari 60%," tandasnya.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Perekonomian mengakui, penggelontoran dana PMN terhadap beberapa BUMN, sebagai strategi agar perusahaan pelat merah tersebut bisa melepas saham perdananya melalui initial public offering (IPO).

Menko bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengaku, pemerintah memang mendorong perusahaan milik negara tersebut untuk IPO di pasar modal.

"Itu kita dorong supaya mereka (BUMN) melakukan IPO. Kalau misalnya bisa mereka right issue. Karena ada ketentuan bahwa kita tidak mau BUMN kita jadi minoritas," ujarnya.

(Baca: Pemerintah Akui PMN Strategi BUMN untuk IPO)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 BUMN yang Dapat Suntikan...
5 BUMN yang Dapat Suntikan Dana Segar Rp33,2 Triliun di Akhir Tahun
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat...
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat PMN Total Rp23,65 Triliun
PLN Minta Dana PMN Rp10...
PLN Minta Dana PMN Rp10 Triliun Buat Apa? Ini Rinciannya
Erick Thohir Pastikan...
Erick Thohir Pastikan Dana PMN Tidak untuk Bayar Utang
DPR Setujui PMN Rp14,4...
DPR Setujui PMN Rp14,4 Triliun untuk 4 BUMN dan Bank Tanah
Erick Thohir Minta 12...
Erick Thohir Minta 12 BUMN Diguyur PMN Rp72,44 Triliun, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
1 menit yang lalu
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
1 jam yang lalu
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
2 jam yang lalu
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
2 jam yang lalu
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
2 jam yang lalu
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
12 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved