KPPU Tunggu Mendag Serahkan Data Dugaan Kartel Beras

Minggu, 01 Maret 2015 - 01:38 WIB
KPPU Tunggu Mendag Serahkan...
KPPU Tunggu Mendag Serahkan Data Dugaan Kartel Beras
A A A
JAKARTA - Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf ‎mengatakan, pihaknya akan melihat lebih lanjut terkait dugaan kartel beras yang sempat dilontarkan Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel. Sebab, hingga saat ini Mendag belum menyerahkan data dugaan kartel beras tersebut.

"‎Hingga saat ini kita belum menerima data-data terkait dugaan kartel beras dari Kementerian Perdagangan. Kalau memang Mendag sudah memiliki data,‎ maka bisa langsung diserahkan ke KPPU," jelasnya dalam Diskusi Polemik Sindo Trijaya di Waroeng Daun, Jakarta, Sabtu (28/2/2015).

Syarkawi menerangkan, hingga saat ini KPPU sendiri belum menemukan dugaan mafia atau kartel beras.‎ Kenaikan beras yang terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia karena kelemahan pemerintah dalam memberikan sinyal terkait cadangan beras pemerintah.

"Setiap tahun kita monitor dari 2007-2014 belum ada indikasi persekongkolan. Ini hanya kelemahan pemerintah dalam memberikan sinyal ke masyarakat. Misal, data konsumsi beras yang tumpang tindih. Ini mengakibatkan orang melihat pemerinyah tidak punya data yang akurat. Ini yang terjadi sekarang,"‎ imbuhnya.

Menurut Syarkawi, lonjakan harga beras yang terjadi bukan karena fenomena kartel, namun lantaran kelemahan pemerintah dalam mengelola beras, sehingga menyebabkan banyak pihak berspekulasi.

"Sama dengan daging, pemerintah pengennya swasembada, namun data di Kementan dan BPS saja berbeda. Sama seperti konsumsi beras, BPS bilang 144 kg per kapita, namun Mentan 125 kg," tandasnya.

(Baca: Pengamat Menilai Kebijakan Pemerintah Penyebab Krisis Beras)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPPU Sebut Persaingan...
KPPU Sebut Persaingan Usaha di Sulsel Barkategori Tinggi
Wasit Persaingan Usaha...
Wasit Persaingan Usaha Rilis Kurikulum Kepatuhan
KPPU Bakal Panggil 10...
KPPU Bakal Panggil 10 Perusahaan Minyak Goreng, Ini Nama-namanya!
Tahun Ini Indeks Persaingan...
Tahun Ini Indeks Persaingan Usaha di Indonesia Naik
Kemitraan Usaha Besar...
Kemitraan Usaha Besar dan UMKM Minimalisir Persaingan Usaha Tidak Sehat
Tutup Celah Pelanggaran...
Tutup Celah Pelanggaran Persaingan Usaha, Pupuk Kaltim Ajak Karyawan Ikut Pelatihan dan Sosialisasi KPPU
Berita Terkini
Jaga Distribusi BBM...
Jaga Distribusi BBM di Aceh, Pertamina Patra Niaga Perkuat Operasional Terminal
1 jam yang lalu
LPEU MUI Luncurkan Perumahan...
LPEU MUI Luncurkan Perumahan Merah Putih di Bogor, Terapkan Konsep Syariah Bebas Riba
1 jam yang lalu
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
1 jam yang lalu
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
5 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
6 jam yang lalu
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
7 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved