BEI Suspensi Saham BULL di Pasar Negosiasi

Selasa, 03 Maret 2015 - 11:09 WIB
BEI Suspensi Saham BULL...
BEI Suspensi Saham BULL di Pasar Negosiasi
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) di pasar negosiasi mulai hari ini.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I BEI I Gede Nyaman Yetna mengatakan, BEI sebelumnya telah mencabut suspensi efek BULL pada 24 Februari 2015 sehubungan dengan pelaksanaan pembelian saham-saham odd lot oleh pembeli siaga terkait pelaksanaan reverse stock.

Selain itu, juga mempertimbangkan penyelesaian utang perseroan dengan Merrill Lynch Credit Product, LLC dan Orchard Center Master Limited (MLOR).

"Menunjuk pengumuman itu, Bursa melakukan penghentian sementara perdagangan efek perseroan di pasar negosiasi terhitung sejak sesi I perdagangan efek hari ini," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi BEI, Selasa (3/3/3015).

Dengan adanya suspensi tersebut, maka perdagangan efek perseroan telah dihentikan di seluruh pasar hinggga pengumuman lebih lanjut.

Terkait suspensi BULL, Bursa meminta kepada para pemangku kepentingan untuk memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan, khususnya mengenai pemenuhan kewajiban pembayaran bunga.

Sementara pada saat yang sama, BEI juga memberikan sanksi penghentian kegiatan usaha PT Overseas Securities sebagai perantara pedagang efek. Dengan demikian, sekuritas ini tidak diperkenankan melakukan aktivitas perdagangan di Bursa hingga pemberitahuan lebih lanjut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham TIFA, Siap-siap Trading!
Telat Bayar Iuran Tahunan,...
Telat Bayar Iuran Tahunan, BEI Gembok 43 Emiten Saham
Penyebab Saham CDIA...
Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO
Disuspensi Bursa, Ini...
Disuspensi Bursa, Ini Tanggapan Itama Ranoraya
Gokil! 10 Perusahaan...
Gokil! 10 Perusahaan Ini Dipasung BEI Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk,...
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan
5 menit yang lalu
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
28 menit yang lalu
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
1 jam yang lalu
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
1 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
2 jam yang lalu
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved