Tarif Listrik Naik April

Kamis, 05 Maret 2015 - 17:11 WIB
Tarif Listrik Naik April
Tarif Listrik Naik April
A A A
JAKARTA - Beban masyarakat akan semakin berat. Belum lama lepas dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan harga beras, April mendatang pemerintah akan menaikkan tarif dasar listrik (TDL).

Kenaikan TDL menyasar golongan rumah tangga dengan daya 1.300 Volt Ampere (Va) dan golongan 2.200 VA. Hal itu lantaran golongan ini tidak lagi disubsidi pemerintah sejak awal 2015, namun penerapannya diundur.

"Sesuai kesepakatan dengan DPR pemberian subsidi hanya selama tiga bulan. Setelah itu kedua pelanggan dengan daya 1.300 dan 2.200 VA sudah harus diterapkan tariff adjustment mulai akhir April," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman dikantornya Jakarta, Kamis (5/3/2015).

Menurut dia, tarif adjustment dihitung berdasarkan indikator inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS), nilai kurs yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI), dan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP).

Berdasarkan sejumlah indikator tersebut, acuan nilai tukar rupiah merupakan porsi terbesar. Adapun rinciannya kurs dolar sebesar 75%, ICP mencapai 20% dan inflasi sebesar 5%.

"Sementara, untuk tarif Maret ini harga rata-rata ICP, kurs dan inflasi dihitung selama Januari. Acuan yang digunakan adalah dua bulan sebelumnya," terang Jarman.

Dia menjelaskan, apabila ketiga indikator tersebut dihitung sebulan sebelumnya penentuan tarif, maka PT PLN (persero) kesulitan menghitung besaran tarif. "Indikator ditetapkan dengan melihat perkembangan setiap bulan. Setelah itu, tarif listrik disesuaikan," jelasnya.

Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 subsidi untuk golongan 1.300 Va dan 2.200 VA sebesar Rp1,3 triliun hanya diberikan pemerintah dalam kurun waktu tiga bulan setelah awal Januari 2015. Habis itu, pemerintah melepas subsidi untuk ke dua golongan tersebut.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
1 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
1 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
2 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
3 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
3 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
12 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved