Sulsel Targetkan Produksi Garam 85 Ribu ton
Selasa, 10 Maret 2015 - 00:22 WIB
Sulsel Targetkan Produksi Garam 85 Ribu ton
A
A
A
MAKASSAR - Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun ini menargetkan mampu memproduksi garam sebanyak 85.363 ton demi mengejar target sebagai provinsi penopang swasembada garam nasional.
Kepala Bidang Kelautan Pesisir dan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Sulsel Nasir Mallawi mengatakan, jika mengacu pada target awal 2014 sebesar 42.565 ton sementara realisasi yang dicapai sebesar 93.114 ton, maka tahun ini target dinaikkan 100% lebih menjadi 85 ribu ton lebih yang ditopang dengan luas lahan potensi mencapai 1.953 hektar (ha).
Lahan tersebut tersebar di empat kabupaten, yakni Selayar, Jeneponto, Takalar, dan Pangkep. "Target tahun lalu bisa terlampaui, karena didukung dengan kondisi curah hujan di empat kabupaten yang berlangsung tidak terlalu lama. Untuk itu, tahun ini diharapkan target dapat terlampaui dengan kenaikan sekitar 15%," ujarnya, Senin (9/3/2015).
Sehingga, kata dia, peluang untuk mewujudkan Sulsel penopang garam nasional dapat terwujud, sebab tren dua tahun terakhir hasil produksi meningkat signifikan.
Masih dijelaskan Nasir, kebutuhan masyarakat Sulsel tidak sebesar kebutuhan di pulau Jawa, karena kebanyakan hanya untuk konsumsi rumah tangga. Sedangkan, industri cukup kecil berbeda dengan pulau Jawa sehingga Sulsel dapat memenuhi kebutuhan daerah , baru kemudian ini di distribusikan ke daerah lain.
Terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel Abdul Latif memaparkan, Sulsel cukup berpotensi dalam produksi garam, namun sejauh ini masih sangat terbatas, sehingga dibutuhkan penambahan area produksi.
"Kalau dulu Jeneponto kan banyak penghasil garam, bahkan dulu di Makassar juga, tapi seiring waktu lahannya tergerus atau berubah manfaatnya," tandasnya.
Kepala Bidang Kelautan Pesisir dan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Sulsel Nasir Mallawi mengatakan, jika mengacu pada target awal 2014 sebesar 42.565 ton sementara realisasi yang dicapai sebesar 93.114 ton, maka tahun ini target dinaikkan 100% lebih menjadi 85 ribu ton lebih yang ditopang dengan luas lahan potensi mencapai 1.953 hektar (ha).
Lahan tersebut tersebar di empat kabupaten, yakni Selayar, Jeneponto, Takalar, dan Pangkep. "Target tahun lalu bisa terlampaui, karena didukung dengan kondisi curah hujan di empat kabupaten yang berlangsung tidak terlalu lama. Untuk itu, tahun ini diharapkan target dapat terlampaui dengan kenaikan sekitar 15%," ujarnya, Senin (9/3/2015).
Sehingga, kata dia, peluang untuk mewujudkan Sulsel penopang garam nasional dapat terwujud, sebab tren dua tahun terakhir hasil produksi meningkat signifikan.
Masih dijelaskan Nasir, kebutuhan masyarakat Sulsel tidak sebesar kebutuhan di pulau Jawa, karena kebanyakan hanya untuk konsumsi rumah tangga. Sedangkan, industri cukup kecil berbeda dengan pulau Jawa sehingga Sulsel dapat memenuhi kebutuhan daerah , baru kemudian ini di distribusikan ke daerah lain.
Terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel Abdul Latif memaparkan, Sulsel cukup berpotensi dalam produksi garam, namun sejauh ini masih sangat terbatas, sehingga dibutuhkan penambahan area produksi.
"Kalau dulu Jeneponto kan banyak penghasil garam, bahkan dulu di Makassar juga, tapi seiring waktu lahannya tergerus atau berubah manfaatnya," tandasnya.
(izz)
Lihat Juga :