Menkeu Akan Jitak BUMN yang Menggunakan USD

Rabu, 11 Maret 2015 - 14:28 WIB
Menkeu Akan Jitak BUMN...
Menkeu Akan Jitak BUMN yang Menggunakan USD
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menegaskan, dirinya akan menjitak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang masih menggunakan dolar Amerika Serikat (USD) dalam bertransaksi di Tanah Air.

Saat ini masih ada dua perusahaan pelat merah yang bertransaksi dengan USD, yaitu PT Pelindo II (Persero) dan PT Pertamina (Persero).

"Ya nanti kalau itu bisa kita langsung bilang patuh kepada Undang-Undang (UU) Mata Uang-nya. Nanti kita jitak dikit lah (BUMN pakai USD)," katanya di Istana Wakil Presiden (Wapres) Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Dia mengatakan, pihaknya bersama Bank Indonesia (BI) juga akan menyiapkan tim pengawas penggunaan mata uang asing. Saat ini, tim seperti itu sudah terbentuk, namun baru sebatas sosialisasi semata. "Sebenarnya tim sudah ada tapi masih fokus ke sosialisasi," imbuhnya.

Bambang menuturkan, pemerintah sejatinya ingin penegakan hukum dalam penggunaan mata uang asing bisa lebih baik. Dia berharap penggunaannya dapat sesuai dengan koridor UU mata uang.

"Intinya untuk memudahkan pengaduan dari masyarakat terhadap penggunaan dolar, terutama untuk penggunaan transaksi dalam dolar di Indonesia.‬ Tim ini lebih kepada mendorong pengaduan tadi," pungkas dia.

(Baca: Transaksi Gunakan USD Akan Ditindak Tegas)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
12 menit yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
8 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
8 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
8 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
9 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved