Rupiah Melorot, Menkeu Pastikan APBN-P Aman

Kamis, 12 Maret 2015 - 07:20 WIB
Rupiah Melorot, Menkeu...
Rupiah Melorot, Menkeu Pastikan APBN-P Aman
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro memastikan, Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 tetap aman, meski nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terus melorot.

Dia mengatakan, jika pada tahun sebelumnya gejolak rupiah akan menyebabkan APBN terancam, maka tidak untuk kali ini. Hal tersebut lantaran reformasi subsidi yang diambil pemerintah, sehingga rupiah loyo maka APBN tetap aman.

"Dengan kita melakukan reformasi subsidi, maka perubahan kurs ini tidak berpengaruh ke APBN. Rupiah bergejolak, APBN aman karena itu tidak ada pengaruhnya terhadap budget defisit. Kita harus berpikir ke resiko fiskal yang lain, yaitu capai target penerimaan pajak," katanya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Dia mengatakan, pemerintah akan melakukan upaya untuk mencapai target penerimaan pajak. Sebab saat ini, rasio perpajakan di Indonesia masih sangat rendah dibanding negara berkembang lainnya.

"Kita akan melakukan upaya penerimaan pajak karena saat ini kalau kita hitung tax ratio dibagi PDB hanya sedikit lebih dari 11%. Sangat rendah dibanding negara tetangga, atau berkembang, apalagi negara maju," imbuh dia.

Hal ini, sambungnya, menandakan Indonesia belum melakukan pemungutan pajak yang sesuai dengan potensi. Sebab itu, pemerintah akan melakukan upaya ekstra agar pemungutan pajak akan sesuai dengan potensinya.

"Kita tidak mau business as usual, kita akan extra effort. Tingkat kepatuhan pajak masih sangat rendah, itu harus kita perbaiki. Tanpa harus mengganggu bisnis yang berjalan," pungkas Bambang.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Redenominasi Rupiah...
Redenominasi Rupiah Belum Resmi, Tunggu Pengesahan UU
Menkeu Siap Kaji Realisasi...
Menkeu Siap Kaji Realisasi Wacana Redenominasi Rupiah
Redenominasi Rupiah,...
Redenominasi Rupiah, Sri Mulyani: Saya Paham Kenapa Anda Heboh
Sri Mulyani: Uang Khusus...
Sri Mulyani: Uang Khusus Rp75.000 Bukan Tambahan Likuiditas
Mengenal Apa Itu Redenominasi...
Mengenal Apa Itu Redenominasi Rupiah, Kelebihan dan Kekurangannya
Rupiah Melemah, Sri...
Rupiah Melemah, Sri Mulyani Bantu BI Jaga Stabilitas Pasar Mata Uang
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
5 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
5 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
6 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
6 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
6 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
7 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved