BEI: Ketentuan Disclosure Indonesia Terbaik se-ASEAN

Minggu, 15 Maret 2015 - 21:27 WIB
BEI: Ketentuan Disclosure...
BEI: Ketentuan Disclosure Indonesia Terbaik se-ASEAN
A A A
JIMBARAN - Direktur Utama PT Bursa Efek Indoensia (BEI), Ito warsito mengatakan, ketentuan disclosure di Indonesia lebih baik dibandingkan negara lain. Untuk itu, negara ASEAN sebaiknya menggikuti Indonesia.

“Karena Indoneisa memiliki stadar yang tinggi. Tapi, itu perlu negosiasi. Di negara masing-masing juga memerlukan perubahan peraturan. Perubahan-perubahan itu bukan hanya Indonesia, tapi juga di negara ASEAN lain,” ujarnya, Sabtu (14/3/2015).

Ito menanggapi terkait tiga bursa ASEAN yang sudah sepakat, yakni bursa Thailand, Singapura, dan Malaysia. Hal ini terjadi karena didukung faktor sejarah dan hukum yang diadopsi dari negara Inggris. Itu sebabnya, transaksi yang dilakukan lintas negara tidak terjadi masalah.

“Indonesia mewarisi hukum belanda, yang berbeda dengan hukum Inggris. Sehingga jika terjadi masalah gagal bayar dan sebagainya, akan menjadi masalah cukup berat.” jelasnya.

Ito menerangkan, dalam transaksi di pasar modal Indonesia, terdapat peraturan terkait penyelesaian transaksi yang harus diselesaikan dalam kurun waktu tiga hari.

Selain itu, pasar modal Indonesia sudah memiliki lembaga kliring penjamin efek, yaitu, PT Kliring Penjamin Efek Indonesisa (KPEI) yang berperan mengatur dana hasil transaksi broker dan pergerakan efek, serta menjamin ketersediaan dana dan efek yang ditransaksikan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
BEI Perpanjang Laporan...
BEI Perpanjang Laporan Keuangan Emiten
Mendekatkan Masyarakat...
Mendekatkan Masyarakat ke Pasar Modal, Capital Market and Expo Summit 2023 Dibuka
3 Juta Investor Ritel...
3 Juta Investor Ritel Pasar Modal Genggam Rp1.116 Triliun
2,68 Juta Investor Baru...
2,68 Juta Investor Baru Masuk Pasar Modal di Tengah Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved