Tiga Kementerian Ini Diminta Bantu DJP Soal Pajak Online

Senin, 23 Maret 2015 - 18:02 WIB
Tiga Kementerian Ini...
Tiga Kementerian Ini Diminta Bantu DJP Soal Pajak Online
A A A
JAKARTA - Pengamat pajak Indonesia Yustinus Prastowo mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informastika, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Hukum dan HAM untuk membantu Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait pengenaan pajak perusahaan online.

Menurutnya, DJP membutuhkan dukungan untuk mengatur dalam menghimpun 'kekuatan' guna mengatur kebijakan soal pengenaan pajak terhadap bisnis online yang masuk ke Indonesia.

"Dengan Kemenkominfo misalnya. Mereka yang punya otoritas dan kewenangan untuk menutup atau memblokir perusahaan online yang enggak beres. Kemudian Kemendag yang sudah punya data perusahaan perdagangan online tersebut dan Kemehum dan HAM dari segi legalitasnya," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Senin (23/3/2015).

Maka, Yustinus menyarankan, jika memang pemerintah ingin memajaki pengusaha raksasa di online, tiga kementerian tersebut harus dilibatkan.

"Semakin cepat dibuat regulasi dan badan hukumnya oleh pemerintah, semakin cepat pula pengusaha online yang kaya raya dapat dimintai tanggung jawab pajaknya. Karena kita enggak bisa kerja sektoral saja," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap-siap Penggila Belanja...
Siap-siap Penggila Belanja Online, Pajak Digital Bisa Berlaku ke Seluruh E-Commerce
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
3 Alasan Menkeu Purbaya...
3 Alasan Menkeu Purbaya Kejar Pengemplang Pajak Besar daripada Kerek Pajak E-Commerce
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Jokowi Diminta Tarik...
Jokowi Diminta Tarik Pernyataan soal Presiden Boleh Kampanye
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved