Perumnas Gunakan Capex Bangun 3.245 Unit Hunian

Selasa, 24 Maret 2015 - 05:06 WIB
Perumnas Gunakan Capex...
Perumnas Gunakan Capex Bangun 3.245 Unit Hunian
A A A
MAKASSAR - Perum Perumahan Nasional (Perumnas) Regional VII memperoleh capex atau belanja modal sebesar Rp359 miliar pada 2015, dari total alokasi belanja yang diberikan secara nasional Rp1 triliun. Dana tersebut dimanfaatkan untuk membangun sebanyak 3.245 unit hunian baru mulai dari rumah subsidi, non subsidi hingga rusunami.

Pembangunan tersebut tersebar di region VII, meliputi Sulawesi, Maluku dan Papua, dengan sebaran pembangunan wilayah, seperti Sulsel I terdiri dari kabupaten Takalar, Makassar dan Maros, Sulsel II yakni Parepare, Pinrang, Wajo, Palopo, Bone, Soppeng, Sinjai, Kendari Sultra, Sulteng, Palu Sulut, Gorontalo, Maluku, Papua dan Ternate.

Manager Pemasaran Perum Perumnas Region VII, Hanny A Joardin mengatakan, proses pembangunan sudah dimulai di awal Januari dengan membangun sebanyak 535 unit di BTP, dan sisanya menyebar di area lain.

Rincian, Sulsel I sebanyak 1.094 unit dan di dalamnya ada dua program rusunami sebanyak 600 unit, Sulsel 2 sebanyak 497 unit, Sultra sebanyak 105 unit, Sulteng 213 unit, Gorontalo 152 unit, Sulut 829 unit dan Pulau Buru sebanyak 166 unit.

“Luas lahan yang dimanfaatkan untuk pembangunan seluas 167 hektare (ha), dengan komposisi pembangunan rumah sekitar 80% rumah subsidi dan 20% non subsidi. Sementara, tipe unitnya dimulai dari tipe 36, tipe 45, tipe 54 dan ruko,” ujarnya, Selasa (23/3/2015).

Hanny memaparkan, tahun lalu pendapatan perseroran mencapai Rp39 miliar dari penjualan rumah, atau ada surplus sekitar Rp6 miliar dari total target awal. Tahun ini, pihaknya optimistis pendapatan meningkat hingga tujuh kali lipat didukung proyek pembangunan rumah yang sudah mulai jalan.

“Harga rumah akan dikoreksi mengikuti kenaikan bahan baku, apalagi harga yang ditetapkan saat ini terbilang murah untuk tipe 36 sebesar Rp241 juta,” tuturnya.

Hanny memaparkan, saat ini pula tengah dijajaki kerja sama dengan Pemda Papau Barat untuk membebaskan lahan seluas 10 hektare sampai 20 hektare. Hal itu dilakukan demi memperluas ekspansi di wilayah tersebut.

Humas Perumnas Regional VII, Rita Tampi mengungkapkan, alokasi dana tahun ini dihabiskan untuk biaya produksi 20% yang diperoleh dari keuntungan dan pembebasan lahan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
43 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved