Tambah 7 kapal, BBRM Incar Pendapatan Naik 250%

Kamis, 26 Maret 2015 - 19:09 WIB
Tambah 7 kapal, BBRM...
Tambah 7 kapal, BBRM Incar Pendapatan Naik 250%
A A A
JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) mengincar pendapatan naik 250% dalam dua tahun ke depan. Target tersebut didorong setelah memperoleh tujuh kapal baru.

Chief Financial Officer (CFO) BBRM Peter Kusuma menjelaskan, saat ini perusahaan sudah memiliki empat kapal. Harga sewa keseluruhan empat kapal sebesar USD20 juta per tahun.

"Sewa empat kapal saat ini dapat USD20 juta (per kapal USD5 juta). Kalau tambah enam kapal baru (tahun ini) akan tambah USD30 juta," ujarnya di Menara Batavia, Jakarta, Kamis (26/3/2015).

Menurutnya, jika ditotal maka proyeksi pendapatan menjadi USD50 juta. Meningkat dari empat kapal yang sudah ada sebesar USD20 juta. Kenaikan sebesar USD30 juta atau 250%. (Baca: BBRM Alokasikan Capex Rp2,2 Triliun).

Sementara, laba bersih perusahaan yang turun tahun lalu karena banyak terdapat tantangan. Seperti harga minyak yang sudah turun yang berdampak pada industri minyak dan gas (migas). Pendapatan perusahaan berdasarkan kontrak dengan perusahaan migas.

"Alasan jatuhnya harga minyak kita tetap proyeksikan tidak ada pemulihan (harga minyak) tahun ini. Karena itu perusahaan merevisi jumlah kapal yang akan dibeli menjadi hanya lima dari rencana awal sebanyak tujuh unit," kata dia.

Sekadar informasi, BBRM sepanjang tahun lalu mencatat laba bersih sebesar USD39.817 atau setara Rp497,71 juta (kurs Rp12.500/USD), merosot 99,28% dibanding tahun sebelumnya senilai USD5,5 juta. (Baca: Laba Bersih BBRM 2014 Merosot 99%).

Laporan keuangan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa anjloknya laba tersebut akibat berkurangnya pendapatan dan meningkatnya sejumlah beban.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbedaan BUMN PT Pelayaran...
Perbedaan BUMN PT Pelayaran Nasional Indonesia dan PT Pelabuhan Indonesia
Pelni Hemat Miliaran...
Pelni Hemat Miliaran Rupiah dari Efisiensi BBM Kapal
Pelni Serahkan Sepenuhnya...
Pelni Serahkan Sepenuhnya Kasus Dokter Palsu ke Penegak Hukum
PELNI Tegaskan Kasus...
PELNI Tegaskan Kasus Pemalsuan Ijazah Tak Ganggu Operasional Perusahaan
PT PELNI Amankan Aset...
PT PELNI Amankan Aset Tanah dan Bangunan di Makassar
Cegah Penyebaran Covid-19,...
Cegah Penyebaran Covid-19, Pelni Lakukan Penyesuaian Operasional Kapal
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved