Menperin Dukung Industri Kreatif Binaan Lapas

Selasa, 31 Maret 2015 - 17:33 WIB
Menperin Dukung Industri...
Menperin Dukung Industri Kreatif Binaan Lapas
A A A
JIMBARAN - Ada hiruk-pikuk di Gedung Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Selama tiga hari, Selasa-Kamis (2/4/2015) digelar pameran produk kreatif buah tangan binaan lembaga pemasyarakatan (lapas).

Ajang bertajuk "Gelar Produk Unggulan Lapas" ini hasil kerja sama Kemenperin dengan Kementerian Hukum dan HAM.

Menteri Perindustrian (Menperin), Saleh Husin mengemukakan, pameran ini bertujuan menumbuhkan industri kreatif dan menciptakan wirausaha baru melalui pembinaan para penghuni lapas.

“Pameran ini adalah yang ketiga kalinya dan diharapkan dapat membangun citra positif atas berbagai upaya pembinaan dua kementerian dalam pengembangan dan pembekalan kepada warga binaan untuk memiliki keterampilan yang cukup dan berkompetisi saat mereka nanti berada di tengah masyarakat,” ujarnya, Selasa (31/3/2015).

Menperin secara resmi membuka pameran bersama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly, didampingi Dirjen Industri Kecil Menengah Kemenperin Euis Saedah.

Gelar produk yang diikuti 44 lapas di Indonesia ini terbuka untuk dikunjungi masyarakat umum dan diselenggarakan di Plasa Pameran Industri, Kementerian Perindustrian, Jakarta.

"Produk unggulan yang ditampilkan, antara lain garmen, aneka kerajinan, aksesori, makanan dan minuman, produk olahan lain, serta kerajinan daur ulang limbah," papar Dirjen IKM Kemenperin, Euis Saedah.

Selain sebagai ajang pameran, Kementerian Perindustrian berharap kesempatan ini menjadi kegiatan kerja sama dan silaturahim antar calon tenaga kerja profesional lapas dengan pelaku industri, sehingga masyarakat luas dapat lebih mengetahui potensi yang dimiliki oleh para narapidana di lapas dan rutan di seluruh Indonesia.

Di samping itu, pemerintah terus berupaya mendorong pengembangan industri kreatif karena sektor ini dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Sesuai dengan peraturan pemerintah yang tertuang dalam Instruksi Presiden No 6 Tahun 2009, yaitu pengembangan industri kreatif dan Kemenperin berperan dalam pengembangan Industri Fashion, Kerajinan dan Piranti Lunak.

Menperin pun berharap kepada para narapidana setelah selesai menjalankan masa tahanannya dapat berwirausaha dan menghasilkan produk-produk yang berkualitas dengan meningkatkan mutu dan pengembangan desain.

Bekal keterampilan produksi dan kemauan berwirausaha itu juga turut membuka kesempatan menciptakan pasar yang lebih luas dan diharapkan mengurangi angka kriminilitas di Indonesia.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
KPK Bekali Pemahaman...
KPK Bekali Pemahaman Antikorupsi Pejabat Tinggi Kementerian Perindustrian
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved