Bank OUB Traktir Pengguna Kartu Kreditnya

Rabu, 01 April 2015 - 01:27 WIB
Bank OUB Traktir Pengguna...
Bank OUB Traktir Pengguna Kartu Kreditnya
A A A
JAKARTA - PT Bank UOB Indonesia menyiapkan kartu kredit UOB Treat untuk mendorong nilai transaksi. Perseroan menargetkan peningkatan penggunaan kartu kredit bisa mencapai 25%.

Senior Vice President UOB Indonesia Irwan Tisnabudi mengatakan, peluncuran kartu kredit UOB Treat ini sebagai salah satu produk yang bisa mentraktir nasabahnya dengan cara yang mudah dan tanpa syarat panjang.

Atas penambahan satu kartu kredit baru melengkapi kartu sebelumnya seperti preferred premium, one cash, dan juga womans card. "Volume transaksi kartu kredit diharapkan bisa naik 16% menjadi Rp7,3 triliun dari tahun sebelumnya Rp6 triliun. Sedangkan jumlah penggunaan kartunya naik 25%," ujar Irwan saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (31/3/2013).

Irwan menjelaskan, pihaknya fokus menyasar segmen menengah ke atas dalam penggunaan kartu kredit. Sedangkan mengenai suku bunga, UOB Indonesia memberikan bunga 2,95% per bulan. Bunga ini disebut suku bunga per bulan maksimal, sesuai aturan Bank Sentral.

"Pertumbuhan nasabah kartu kredit kami luar biasa, rata-rata pertumbuhannya 15% setahun namun kami targetkan sekitar 20%," katanya.

Bank UOB Indonesia sejauh ini memiliki sekitar 100.000 pemegang kartu kredit yang dilayani 200 kantor cabangnya di Indonesia. Untuk menunjang upaya meluaskan dan menajamkan strategi perolehan target itu, bank swasta asing bermarkas di Singapura itu meluncurkan beberapa inovasi dan unggulan.

Salah satunya program UOB Treat yang dikerjakan bersama 300 toko di enam kota Indonesia. Dalam UOB Treat ini ada 'traktiran' yang ditawarkan kepada nasabah pemegang kartu, yang dikombinasikan dengan bonus produk makanan. Contohnya jika nasabah berbelanja senilai Rp200 ribu maka bisa mendapatkan satu es krim Dairy Queen atau dua botol Coca-Cola di Circle K.

"Jadi, setelah mengisi bensin Shell senilai minimal Rp200 ribu hari itu juga tukarkan bonnya ke Circle K di SPBU itu, traktiran langsung bisa dinikmati. Tidak lagi ditanya tanya," kata dia.

Program kemudahan pemakaian dan kemitraan menjadi strategi penting Bank UOB Indonesia untuk bisa melebarkan volume bisnisnya di kartu kredit. Dia memberi contoh kerja sama tentang berbagai instalment dengan banyak penyedia layanan data.

Skema traktiran dalam satu bon transaksi dibagi Bank UOB Indonesia dalam beberapa kategori, yaitu senilai Rp200 ribu, Rp500 ribu, Rp1 juta dan Rp1,5 juta. Semuanya bisa langsung ditukarkan dengan bonus traktiran. Transaksi pada satu bon senilai Rp1.500.000 akan mendapatkan menu lengkap di Fish & Co.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diduga Korsleting, Bank...
Diduga Korsleting, Bank UOB Kebon Jeruk Terbakar
UOB Siapkan Relaksasi...
UOB Siapkan Relaksasi Kredit Bagi Nasabah Terdampak Covid-19
Bank Asal Singapura...
Bank Asal Singapura Ini Bakal Angkat Orang Indonesia Jadi Dirutnya
Kevin Lam Mundur dari...
Kevin Lam Mundur dari Dirut Bank UOB, Ada Apa?
Gantikan Kevin Lam,...
Gantikan Kevin Lam, Hendra Gunawan Jadi Bos Bank UOB
Dengan Bank Digitalnya,...
Dengan Bank Digitalnya, UOB Sesumbar Bisa Bidik 5 Juta Nasabah Baru
Berita Terkini
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
8 menit yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
43 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
1 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved