Rini Sebut Biaya Logistik Indonesia Tinggi

Senin, 06 April 2015 - 12:15 WIB
Rini Sebut Biaya Logistik...
Rini Sebut Biaya Logistik Indonesia Tinggi
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, yang menjadi masalah di dalam industri maritim di Indonesia adalah faktor daya saing nasional dan kurangnya pemantauan terhadap biaya logistik yang sangat tinggi.

Saat ini biaya logistik Indonesia mencapai 24%. Angka tersebut cukup besar mengingat rata-rata biaya logistik di Asia sebesar 18%. Bahkan di Singapura saat ini mencapai 9% untuk biaya logistik.

"Karena itu, dalam program pemerintah dalam mencanangkan tol laut, di mana BUMN PT Pelindo I-IV kami dorong untuk dapat melakukan sinergi, sehingga dapat membuat konektivitas menyeluruh antara barat dan timur," ujar Menteri Rini dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR, Jakarta, Senin (6/4/2015).

Tahun ini sampai 2019, ujar Rini, diharapkan investasi untuk pembangungan tol laut mencapai Rp109 triliun. Maka dengan program pembangunan ini diharapkan bisa menurunkan biaya logistik. "Dengan begitu, pembangunan untuk infrastruktur lain banyak terjadi," ujar dia.

Selain itu, di sektor galangan kapal, untuk perusahaan selain PT PAL yaitu DKB, IKI, saat ini kapasitas angkutnya terbatas. Namun, Kementerian BUMN sudah mendapat persetujuan PMN dan sudah terpasang kapasitas yang lebih besar untuk ukuran kapal tersebut.

"Kami harapakan di masa mendatang kemungkinan adanya tambahan PMN dalam mencapai kemampuan kita membangun kapal dan reparasi kapal," tandas Rini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Prospek Menjanjikan,...
Prospek Menjanjikan, Jadi Pengusaha Logistik Tak Perlu Modal Besar
Teknologi Mentransformasi...
Teknologi Mentransformasi Ekspektasi Industri Logistik dengan Cepat
Pakar Sebut Logistik...
Pakar Sebut Logistik Indonesia Butuh Sistem Regulasi Jelas dan Terintegrasi
Pengusaha Logistik Pede...
Pengusaha Logistik Pede Bisnisnya Tembus Rp4.500 Triliun di 2024
Anak Usaha Trans Power...
Anak Usaha Trans Power Marine Kantongi Fasilitas Kredit Rp1 Triliun
Total Logistics Raih...
Total Logistics Raih ISO/IEC 9001: 2015 dan 45001: 2018
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
3 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
3 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved