Kemenkeu: Transfer Daerah Rp20,7 Triliun Berisiko

Rabu, 08 April 2015 - 13:14 WIB
Kemenkeu: Transfer Daerah...
Kemenkeu: Transfer Daerah Rp20,7 Triliun Berisiko
A A A
JAKARTA - Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani mengatakan, tantangan yang dihadapi pemerintah di daerah saat ini soal transfer daerah yang mencapai Rp20,7 triliun. Pasalnya, selain sebagai komitmen pemerintah pusat, transfer daerah berisiko penyalahgunaan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Apalagi, ujar dia, pemerintah pusat akan menambah anggaran transfer daerah di 2016 untuk alokasi banyak sektor hingga ke daerah terpencil.

"Transfer daerah itu sudah mengacu UU. Dengan angka besar tersebut, ini komitmen tinggi dari pemerintah Indonesia untuk UU Desa. Namun dengan potensi itu, kita punya risiko. Bagaimana caranya uang itu bisa disasarkan dengan baik," ujar Askolani di Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Menurutnya, dengan uang besar ini di transfer ke Pemda, kemudian dibangun untuk desa, bagaimana caranya uang ini sampai ke sana. Agar pembangunannya baik, pihak Kemenkeu akan terus melakukan audit.

"Jadi, jika ada penyalahgunaan akan ada pidananya. Jadi begitu, di satu sisi kita senang dana ini bisa disalurkan ke desa, tapi khawatir juga akan disalahgunakan. Kami percaya bahwa bisa dikomunikasikan dengan baik," kata dia.

Askolani menegaskan, jangan sampai anggaran transfer desa sebesar Rp20,7 triliun tersebut bermasalah, sehingga menghambat transfer dana untuk 2016. "Kalau tahun ini sudah bermasalah, pasti pembangunan daerah terganggu. Pemerintah pun bakal ragu menambah anggaran transfer desa di 2016," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved