OCBC Sekuritas Target Transaksi Harian Tumbuh 25%

Kamis, 09 April 2015 - 14:37 WIB
OCBC Sekuritas Target...
OCBC Sekuritas Target Transaksi Harian Tumbuh 25%
A A A
JAKARTA - PT OCBC Sekuritas Indonesia menargetkan rata-rata pertumbuhan transaksi harian perdagangan efek pada 2015 sebesar 25% dari saat ini sekitar Rp100 miliar-150 miliar.

Presiden Direktur OCBC Sekuritas Lim Kim Sah mengatakan, perusahaan sejak 2012 berhasil mencatatkan pertumbuhan bisnis yang stabil pada bidang perantara pedagang efek maupun penjaminan emisi efek.

"Berdasarkan nilai transaksi saham yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia, kami berhasil meraih peringkat 32 dalam market ranking. Pada April tahun lalu kami di posisi 93," ujarnya di Jakarta, Kamis (9/4/2015).

Lim mengatakan, pencapaian pada tahun lalu meningkatkan optimisme perusahaan untuk mencapai target rata-rata pertumbuhan transaksi harian perdagangan efek berkisar 20-25%.

”Pertumbuhan ini didukung layanan online platform dan penambahan jaringan kantor. Kuartal II tahun ini, kami akan membuka satu kantor cabang," jelasnya.

Di tempat yang sama, Chief Operating Officer (CEO) OCBC Sekuritas Wayne Chua menyatakan, pihaknya menargetkan jumlah nasabah retail maupun institusi mencapai 21.000 nasabah dalam 3-5 tahun ke depan.

"Tentu komposisinya akan lebih banyak yang retail dan memang tahun ini kami akan mulai lebih fokus di retail," pungkas Chua.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tertarik Investasi di...
Tertarik Investasi di Reksa Dana? Kenali Dulu Jenis-jenisnya
MNC Sekuritas Bersiap...
MNC Sekuritas Bersiap Jadi Perusahaan Sekuritas Nomor Satu
OCBC Luncurkan Hasil...
OCBC Luncurkan Hasil Riset Financial Fitness Index 2025
OCBC NISP Raih Laba...
OCBC NISP Raih Laba Rp791 Miliar di 2019
Bank OCBC NISP Catat...
Bank OCBC NISP Catat Laba Bersih Rp791 Miliar di Kuartal I
Hei Milenial, Nabung...
Hei Milenial, Nabung Mulai Rp20.000 Bisa Jadi Miliarder Saat Pensiun
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
5 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
38 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved