IHSG Diramal Melemah, Cermati 6 Saham Ini

Selasa, 14 April 2015 - 08:23 WIB
IHSG Diramal Melemah,...
IHSG Diramal Melemah, Cermati 6 Saham Ini
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan terjadi pelemahan jika aksi jual tidak dapat terbendung. Meski berharap pelemahan dapat lebih terbatas, namun tetap cermati dan antisipasi bila terdapat potensi pelemahan lanjutan.

Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola evening star lewati ke bawah area middle bollinger band (MBB). MACD cenderung melemah death cross dengan histogram negatif yang lebih panjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R cenderung bergerak turun.

"Seperti yang kami khawatirkan sebelumnya, di mana IHSG mengawali pekan ini dengan pelemahan. Kembalinya pelaku pasar melanjutkan aksi jualnya membuat IHSG kian terbenam di zona merah," ujarnya di Jakarta, Selasa (14/4/2015).

Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.415-5.426 dan resisten 5.455-5.490. Laju IHSG gagal mendekati area target resisten (5.500-5.516) dan berakhir di bawah area target support (5.468-5.482). IHSG juga masih menyisakan utang gap lama di level 5.342-5.372 (17-18 Februari) dan utang gap di level 5.397-5.411 (27-28 Maret 2015).

"Tidak banyak indeks sektoral yang menguat di mana hampir mayoritas mengalami pelemahan. Penguatan yang terjadi lebih banyak dialami saham-saham lapis bawah," jelas Reza.

Sebelumnya dia menyampaikan peluang penguatan tertutupi dengan maraknya aksi jual. Jika aksi ini terus berlanjut bukan tidak mungkin pelemahan lanjutan dapat terjadi.

Namun, Reza berharap jika terjadi pelemahan maka tidak terlalu signifikan agar tidak membuka peluang tren pelemahan. Pelemahan yang terjadi cukup lumayan besar sehingga dimungkinkan membuka peluang tren pelemahan.

Masih berlanjutnya transaksi net sell asing yang dibarengi tidak banyaknya saham-saham big caps dalam top gainer dan berbalik melemahnya laju rupiah jelang RDG BI memberikan sentimen negative pada IHSG. Investor asing berbalik melakukan nett sell (dari net sell Rp74,91 miliar menjadi net sell Rp682,35 miliar).

Sementara, sejumlah saham yang layak dicermati antara lain, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.260-Rp1.325. Membentuk pola white marubozu bertahan di MBB. Volume beli mulai naik diikuti peningkatan stochastic. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.280.

PT Intiland Development Tbk (DILD) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp580-Rp635. Membentuk pola black marubozu menuju MBB. %relative performance cenderung turun diiringi berbalik turunnya MFI. Rekomendasi lakukan penjualan (trading sell) jika gagal bertahan di Rp585.

PT Sawit Sumbermas Tbk (SSMS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp2.050-Rp2.125. Membentuk pola white marubozu menuju upper Bollinger band (UBB). Mass index bergerak naik diikuti peningkatan momentum. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp2.090.

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp11.300-Rp11.650. Membentuk pola inverted hammer di bawah MBB. MACD cenderung turun tipis & diimbangi dengan naiknya RSI serta parabolic SAR. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp11.300.

PT Unilever Tbk (UNVR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp38.950-Rp39.975. Membentuk pola separating lines bertahan di atas MBB. Volume beli berbalik naik diikuti berbalik naiknya stochastic. Rekomendasi lakukan pembelian (maintained buy) selama bertahan di atas Rp39.700.

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.340-Rp3.425. Membentuk pola white marubozu lewati MBB. RSI bergerak naik diikuti peningkatan william’s %R. Target support di Rp3.300 dapat bertahan. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp3.370.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
7 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
9 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
9 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
10 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
10 jam yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
10 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved