Wall Street Menguat Didukung Harga Minyak

Kamis, 16 April 2015 - 08:53 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Didukung Harga Minyak
A A A
JAKARTA - Indeks saham Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu waktu setempat didorong keuntungan perusahaan minyak dan spekulasi laporan kinerja kuartal I tidak selemah yang diperkirakan sebelumnya.

Dikutip dari Reuters, semua sektor di indeks S&P 500 menguat, dengan sektor energi menguat 2,3%. Minyak mentah Amerika Serikat (AS) melonjak lebih dari 5%.

USD yang kuat menyakiti perusahaan-perusahaan AS yang bergantung pada penjualan ekspor, sementara harga minyak yang merosot mengikis keuntungan perusahaan energi. Tapi banyak perusahaan industri dan transportasi mendapat keuntungan dari melemhanya harga minyak dan turunannya.

Investor sebelumnya khawatir musim laba kuartal I akan lumpuh karena anjloknya harga minyak, menguatnya USD dan cuaca ekstrim di AS bagian timur. Berdasarkan Thomson Reuters, laba kuartal I emiten di indeks S&P 500 menurun 2,6%.

Dari 36 perusahaan di S&P 500 yang telah melaporkan kinerja, 81% mengalahkan ekspektasi, dan lebih baik dari 63% perusahaan melebihi ekspektasi. Namun, 47% perusahaan melebihi estimasi pendapatan.

Saham AS diuntungkan setelah Bank Sentral Eropa menyatakan berkomitmen untuk melakukan program pembelian aset penuh untuk mendorong ekonomi zona Eropa.

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 75,91 poin atau 0,42% menjadi 18.112,61; indeks S&P 500 naik 10,79 poin atau 0,51% ke 2.106,63; dan Nasdaq Composite bertambah 33,73 poin atau 0,68% menjadi 5.011,02.

Sekitar 6,7 miliar saham ditransaksikan di bursa AS, di atas rata-rata harian sepanjang bulan ini sebanyak 6 miliar lembar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
4 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
36 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved