Wall Street Menguat Didukung Visa dan McDonald

Kamis, 23 April 2015 - 08:53 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Didukung Visa dan McDonald
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berakhir menguat karena potensi ekspansi Visa ke China dan McDonald yang akan meluncurkan rencana perubahan di tengah variatifnya kinerja emiten.

Semua sektor saham di indeks S&P 500 naik, dengan sektor teknologi menguat 1,09% didorong oleh Visa dan MasterCard. Visa berakhir naik 4,07% menjadi USD68,01 setelah mencapai rekor tertinggi USD69,98.

Sementara MasterCard ditutup menguat 3,91% setelah China menyatakan akan membuka pasar untuk perusahaan-perusahaan asing melakukan transaksi kliring kartu bank domestik. Adapun McDonald melonjak 3,13% setelah berjanji meluncurkan rencana perubahan untuk membalikkan turunnya penjualan.

Pada pekan lalu, lebih dari 80% emiten di indeks S&P 500 membukukan laba kuartalan mengalahkan perkiraan. Namun dengan 121 laporan, jumlah itu telah merosot ke 71,9%. Banyak yang menyalahkan itu terjadi karena menguatnya USD.

"Data yang ada variatif, tetapi tidak ada perubahan drastis untuk pemulihan ekonomi secara umum," kata Manajer Portofolio RidgeWorth Large Cap Growth Fund Michael Sansoterra seperti dilansir dari Reuters, Kamis (23/4/2015).

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 88,68 poin atau 0,49% menjadi berakhir pada 18.038,27; indeks S&P 500 naik 10,67 poin atau 0,51% ke 2.107,96 dan Nasdaq Composite bertambah 21,07 poin atau 0,42% ke 5.035,17.

Sekitar 6,0 miliar saham ditrasaksikan di bursa AS, di bawah rata-rata harian bulanan sebanyak 6,2 miliar lembar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
27 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
56 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved