Pengembang Belum Terapkan DP 1%

Senin, 04 Mei 2015 - 03:19 WIB
Pengembang Belum Terapkan...
Pengembang Belum Terapkan DP 1%
A A A
SEMARANG - Para pengembang perumahan hingga saat ini belum bisa menerapkan kebijakan pemerintah menetapkan kebijakan baru, berupa uang muka atau down payment (DP) 1% untuk pembelian rumah sederhana dengan Fasilitasi Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Hal itu karena para pengembang belum menerima petunjuk pelaksanaan kebijakan itu. Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jateng Bidang Tata Ruang Joko Santoso mengaku, sampai saat ini para pengembang perumahan FLPP masih menerapkan uang muka 10%.

"Kita akan mengikuti kebijakan DP 1% tapi sampai sekarang belum, karena belum ada petunjuknya," katanya, Minggu (3/5/2015).

Menurutnya, para pengembang siap untuk melaksanakan kebijakan baru tersebut, terlebih dengan uang muka hanya 1% akan meringkankan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hanya saja, masalah daya beli MBR masih menjadi kendala.

Dia mengatakan daya beli MBR masih sangat rendah. "Para pengembang sebenarnya sudah melakukan berapa upaya untuk meningkatkan penjualan mulai dari menerapkan DP hanya 5% dari seharusnya 10%, tapi tetap saja daya belinya masih lemah," ujarnya.

Atasa dasar itu, pihaknya berharap, kebijakan baru segera bisa direalisasikan sehingga mampu meningkatkan daya beli. Wakil Ketua REI Bidang Perumahan Rakyat Andi Kurniawan menambahkan, saat ini kondisi para pengembang perumahan menengah ke bawah khususnya FLPP sulit untuk mendongkrak penjualan.

Karena itu, REI Jateng sangat mendorong rencana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang akan menurunkan uang muka untuk pembelian rumah subsidi menjadi 1% dengan masa waktu KPR sampai 30 tahun.

Tahun ini REI Jateng menargetkan khusus untuk rumah FLPP mencapai 10 ribu unit. Berdasarkan data yang dihimpun REI Jateng saat ini para pengembang perumahan rakyat sudah menyiapkan setidaknya 3.000 unit rumah. "Meski yang disiapkan baru 3.000 unit, kami optimis realisasinya akan mencapai lebih dari 8.000 unit," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah...
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah? Cek di Sini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved