Sofyan Tolak Tim Ekonomi Jokowi Disalahkan

Rabu, 06 Mei 2015 - 22:17 WIB
Sofyan Tolak Tim Ekonomi...
Sofyan Tolak Tim Ekonomi Jokowi Disalahkan
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyatakan tim ekonomi Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa disalahkan atas perlambatan pertumbuhan Indonesia pada kuartal I/2015. Di mana pada periode tersebut ekonomi hanya mampu tumbuh di angka 4,7%.

Menurutnya, perlambatan yang terjadi terhadap ekonomi Indonesia pada kuartal I disebabkan faktor eksternal. Karena itu, para menteri Jokowi bidang ekonomi tidak dapat berbuat banyak atas hal tersebut.

"Saya enggak bela diri. Tapi, saya bisa jelaskan faktornya, tidak ada satupun yang bisa bikin miracle. Karena ini faktor eksternal," tukasnya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, ‎Rabu (6/5/2015).

‎Dia menjelaskan, perlambatan ekonomi terjadi lantaran semua pasar ekspor Indonesia yang potensial mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, anjloknya harga komoditas serta larangan ekspor mineral mentah turut berdampak terhadap perlambatan tersebut.

"Itu bukan masalah tim ekonomi. Tapi itu masalah kebijakan‎ yang kita pilih. Kita melarang ekspor komoditi, nikel, bauksit. Padahal selama ini (ekspor) itu yang paling banyak," ungkapnya.

Mantan Menteri BUMN ini menambahkan, kendati kebijakan larangan ekspor mineral mentah saat ini membuat ekonomi lebih lambat, namun dalam beberapa tahun ke depan Indonesia akan meraup berkah dari larangan tersebut.

"‎Memang sekarang sulit. Tapi dalam 2-3 tahun kita lebih bernilai tambah. Itu kan bukan masalah tim ekonomi. Tapi, karena kita pilih itu sebagai policy," jelasnya.

Faktor lain dari perlambatan ini, lanjut dia, akibat adanya anggaran belanja pemerintah yang tak kunjung cair dan terjadinya penurunan daya beli masyarakat.‎ "Tapi di antara negara G20 kita lebih bagus. Yang lebih bagus dari kita itu cuma Filipina dan Vietnam," tandas Sofyan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
37 menit yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
53 menit yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
1 jam yang lalu
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
1 jam yang lalu
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
2 jam yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
3 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved