Pemerintah Belum Revisi Target Belanja Tahun Ini

Kamis, 07 Mei 2015 - 19:00 WIB
Pemerintah Belum Revisi...
Pemerintah Belum Revisi Target Belanja Tahun Ini
A A A
JAKARTA - Perlambatan ekonomi yang terjadi dan penurunan penerimaan pajak belum mendorong pemerintah untuk mengurangi target belanja dalam waktu dekat. Untuk membiayai belanja, pemerintah akan mencari pendanaan lain dari pinjaman bilateral dan multilateral.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah tidak akan mencari pendanaan melalui penerbitan surat utang atau dari market. Langkah ini sejalan dengan rencana pemerintah menjaga postur anggaran pemerintah.

"Kita tidak akan potong target belanja di awal. Juga bujet dan pelebaran defisit yang paling tidak sama dengan tahun lalu 2,2%. Kalau tambah utang pasti, tapi tidak tidak dari market," ujar Bambang di Jakarta, Kamis (7/5/2015).

Ini berarti ada defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 bisa melebar ke 2,2% dari gross domestic product (GDP). Sebelumnya, dalam APBN-P 2015 yang disusun pemerintah dan disepakati Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), defisit hanya 1,9% dari GDP.

Bambang menjelaskan, pihaknya terus menggenjot pendapatan dari pajak tahun ini. Ini dibutuhkan untuk menekan defisit anggaran yang membengkak karena perlambatan ekonomi. Dan membuat penerimaan negara dari pajak akan lebih rendah dari pada target.

Dalam APBN-P 2015, pemerintah menargetkan penerimaan dari pajak sebesar Rp1.489 triliun. Namun, hingga akhir April 2015, realisasi penerimaan pajak hanya Rp286,9 triliun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Ekonom Indef Sebut RAPBN...
Ekonom Indef Sebut RAPBN 2021 Aneh dan Tidak Kokoh, Kok?
Sah! RAPBN 2023 Jadi...
Sah! RAPBN 2023 Jadi Undang-undang: Belanja Negara Tembus Rp3.000 Triliun
Belanja Rp2.747 Triliun...
Belanja Rp2.747 Triliun Jadi Senjata Sri Mulyani Kerek Pertumbuhan Ekonomi
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
APBN 2026 Disetujui...
APBN 2026 Disetujui DPR, Belanja Negara Tembus Rp3.842,72 Triliun
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved