DPR Akan Panggil Bappenas Hapus Deputi Sarana

Jum'at, 08 Mei 2015 - 19:58 WIB
DPR Akan Panggil Bappenas...
DPR Akan Panggil Bappenas Hapus Deputi Sarana
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI dari Partai Golkar, Misbakhun akan memanggil Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas atas penghapusan Deputi Sarana dan Prasarana Infrastruktur. Menurutnya, kedeputian tersebut punya peran penting mengkoordinasikan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

"Saya juga kaget dengan rencana penghapusan itu. Makanya, tentu tidak bisa asal main hapus saja. Karena kedeputian ini penting, terutama dalam perannya melakukan koordinasi pembangunan infrastruktur di daerah. Kita akan panggin Menteri Bappenas untuk menjelaskan musababnya apa menghapus kedeputian ini, minggu depan setelah masa sidang selesai," ujarnya di Jakarta, Jumat (8/4/2015).

Menurut Misbakhun, proyek-proyek besar infrastruktur di Indonesia banyak lahir melalui Kedeputian Sarana dan Prasarana, terutama yang terkait dengan peran swasta dalam penyelenggaran pembangunan infrastruktur.

"Proyek Public Private Partnership (PPP) misalnya, itu digodok di Bappenas. Kalau itu dihapus bagaimana perencanaan proyek yang sedang berjalan di PPP. Koordinasinya bagaimana, perencanaan di daerah juga bagaimana, makanya itu Kedeputian ini, saya kira masih sangat diperlukan," terangnya.

Menteri PPN/ Kepala Bappenas Andrinof Chaniago yang dikonfirmasi mengatakan, alasan penghapusan Kedeputian tersebut dalam rangka perampingan dan efisiensi. "Penghapusan ini, juga untuk menghilangkan fungsi ganda yang ada dalam struktur organisasi Bappenas. Dan itu menjadi wewenang internal organisasi," jelasnya.

Dia menambahkan, perampingan organisasi di Bappenas tidak akan memberikan pengaruh yang besar dengan adanya perubahan struktur di dalam internal Bappenas. "Kalau di Bappenas perubahan perampingan tdk berpengaruh. Karena ini hanya fungsional pembahasan bersama-sama dengan Kementerian Keuangan atau kementerian/lembaga terkait. Semua sdh terpola dari tahun ke tahun. Semua bisa dijalankan pada semua kementerian," pungkasnya.

Sejumlah proyek yang melibatkan Kedeputian Sarana dan Prasarana Bappenas diantaranya, proyek (pengganti) Cilamaya, Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau Tanggul Raksasa Jakarta, Tol Trans Sumatera, PLTU Batang, Tol Laut, Waduk Jatigede, Light Rail Transit (LRT), Kereta Bandara Ekspres Line serta sejumlah proyek besar lainnya.

Sebelumnya, Mantan Menteri PPN/ Kepala Bappenas, Paskah Suzetta mengungkapkan, penghapusan Kedeputian Sarana dan Prasarana tidak akan tepat dengan rencana Nawa Cita Presiden RI yang menitikberatkan pembangunan infrastruktur pada skala prioritas. "Katanya mau menyesuaikan dengan program Nawa Cita Presiden. Jadi, bagaimana mengkoordinasikan proyek-proyek besar seperti yang ada di proyek Public Private Partnership (PPP) yang sudah berjalan saat ini," kata dia belum lama ini.

Baca: Bappenas Tantang Tukang Kritik untuk Diskusi
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Menteri PPN/Bappenas...
Menteri PPN/Bappenas Ungkap Pentingnya Reindustrialisasi
Pemprov DKI dan Kementerian...
Pemprov DKI dan Kementerian PPN/Bappenas Bahas Rencana Tata Ruang Jakarta Pasca-Ibu Kota Pindah
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
57 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved