Perang Dagang Energi Hijau Membayangi Hubungan UE dan AS di Tengah Perang Rusia Ukraina
Kamis, 26 Januari 2023 - 09:07 WIB
Komentar Lindner menandakan, terbentangnya tantangan yang ada di depan ketika Eropa mencoba merespons terhadap undang-undang iklim AS, yang secara resmi disebut Undang-Undang Pengurangan Inflasi.
Prancis telah mengusulkan untuk menanggapinya dengan insentif "beli Eropa" sebagai pesaingnya, dan pejabat Uni Eropa minggu ini juga menjanjikan langkah-langkah tegas.
Baca Juga: Ketakutan Pecahnya Perang Dagang Inggris dan Uni Eropa Mencuat
Lindner mengungkapkan, menjaga level playing field menjadi penting, tetapi dia ingin melihat kedua belah pihak menegosiasikan pengecualian untuk perusahaan atau mengembangkan kesepakatan perdagangan baru, daripada mencoba untuk saling perang memberikan subsidi.
"Ada ancaman untuk level playing field dan saya menganggap ini serius tapi ... kami menghabiskan dan berinvestasi lebih banyak daripada pihak AS sehingga kami tidak perlu takut," katanya.
"Dalam konteks Eropa, beberapa di antaranya mereka melihat Undang-Undang Pengurangan Inflasi sebagai kesempatan untuk memperkenalkan kebijakan yang telah mereka usulkan di masa lalu. Saya pikir ini adalah kesempatan untuk memperkuat daya saing kita di tingkat Eropa, membuat kemajuan lebih lanjut pada serikat pasar modal, untuk bernegosiasi dengan pihak AS soal perjanjian perdagangan bebas - tetapi tidak membayar lebih banyak subsidi," ujarnya.
Prancis telah mengusulkan untuk menanggapinya dengan insentif "beli Eropa" sebagai pesaingnya, dan pejabat Uni Eropa minggu ini juga menjanjikan langkah-langkah tegas.
Baca Juga: Ketakutan Pecahnya Perang Dagang Inggris dan Uni Eropa Mencuat
Lindner mengungkapkan, menjaga level playing field menjadi penting, tetapi dia ingin melihat kedua belah pihak menegosiasikan pengecualian untuk perusahaan atau mengembangkan kesepakatan perdagangan baru, daripada mencoba untuk saling perang memberikan subsidi.
"Ada ancaman untuk level playing field dan saya menganggap ini serius tapi ... kami menghabiskan dan berinvestasi lebih banyak daripada pihak AS sehingga kami tidak perlu takut," katanya.
"Dalam konteks Eropa, beberapa di antaranya mereka melihat Undang-Undang Pengurangan Inflasi sebagai kesempatan untuk memperkenalkan kebijakan yang telah mereka usulkan di masa lalu. Saya pikir ini adalah kesempatan untuk memperkuat daya saing kita di tingkat Eropa, membuat kemajuan lebih lanjut pada serikat pasar modal, untuk bernegosiasi dengan pihak AS soal perjanjian perdagangan bebas - tetapi tidak membayar lebih banyak subsidi," ujarnya.
Lihat Juga :