Mantap IPO, Pertamina Geothermal Cetak Laba Bersih Rp1,69 Triliun
Rabu, 01 Februari 2023 - 16:19 WIB
Beban pokok pendapatan di kuartal III 2022 turun 9,5% menjadi USD122,40 juta karena disebabkan oleh pelemahan rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat di mana sebagian besar beban pokok pendapatan dan beban langsung lainnya ditransaksikan dalam rupiah, namun dibukukan dalam USD.
Dari sisi balance sheet per 30 September 2022, PGEO memiliki total aset sebesar USD2,44 miliar, atau naik 1,96% dari akhir 2021 senilai USD2,39 miliar. Kenaikan ini disumbang karena adanya kenaikan modal atau ekuitas menjadi USD1,31 miliar dari USD1,22 miliar.
Baca SINDOgrafis: Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Sedangkan kewajiban pembayaran atau liabilitas menyusut menjadi USD1,13 miliar dari USD1,26 miliar. Adapun arus kas di akhir periode September 2022 tumbuh menjadi USD230,44 juta, dibandingkan kas di awal periode Januari sebesar USD125,33 juta.
Dari sisi balance sheet per 30 September 2022, PGEO memiliki total aset sebesar USD2,44 miliar, atau naik 1,96% dari akhir 2021 senilai USD2,39 miliar. Kenaikan ini disumbang karena adanya kenaikan modal atau ekuitas menjadi USD1,31 miliar dari USD1,22 miliar.
Baca SINDOgrafis: Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Sedangkan kewajiban pembayaran atau liabilitas menyusut menjadi USD1,13 miliar dari USD1,26 miliar. Adapun arus kas di akhir periode September 2022 tumbuh menjadi USD230,44 juta, dibandingkan kas di awal periode Januari sebesar USD125,33 juta.
(nng)
Lihat Juga :