Garuda Indonesia Ngaku Nombok Ongkos Haji Tahun 2022, Kok Bisa?
Jum'at, 10 Februari 2023 - 11:30 WIB
Meski mengaku menobok biaya penerbangan tersebut, Irfan enggan menyebut nominal yang dikeluarkan pihaknya untuk menutupi selisih harga avtur.
Kabar emiten bersandi saham GIAA itu menombok anggaran penerbangan haji tahun lalu diutarakan Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade R. Susardi, saat rapat bersama dengan Panitia kerja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Panja BPIH) DPR, Kamis 9 Februari 2023.
Menurutnya, saat itu PT Pertamina (Persero) menyodorkan harga bahan bakar di kisaran USD84,9 sen per liter. Angka tersebut menjadi acuan dan dimasukkan ke dalam rincian biaya penerbangan haji.
"Waktu itu kita dikasih di angka 84,9 sen kalau masih ingat, itulah harga yang kita pakai untuk perhitungan kita di tahun lalu, dasar basisnya 84,9 sen," ucap Ade.
Nahasnya, menjelang keberangkatan jamaah haji, harga avtur malah mengalami kenaikan hingga di posisi USD112 sen per liter.
Kabar emiten bersandi saham GIAA itu menombok anggaran penerbangan haji tahun lalu diutarakan Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade R. Susardi, saat rapat bersama dengan Panitia kerja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Panja BPIH) DPR, Kamis 9 Februari 2023.
Menurutnya, saat itu PT Pertamina (Persero) menyodorkan harga bahan bakar di kisaran USD84,9 sen per liter. Angka tersebut menjadi acuan dan dimasukkan ke dalam rincian biaya penerbangan haji.
"Waktu itu kita dikasih di angka 84,9 sen kalau masih ingat, itulah harga yang kita pakai untuk perhitungan kita di tahun lalu, dasar basisnya 84,9 sen," ucap Ade.
Nahasnya, menjelang keberangkatan jamaah haji, harga avtur malah mengalami kenaikan hingga di posisi USD112 sen per liter.
Lihat Juga :