Tekor! Subsidi Energi Eropa Barat Dekati USD1 Triliun
Selasa, 14 Februari 2023 - 07:48 WIB
Baca Juga: Industri Berat Eropa Mulai Menjerit Dihantam Krisis Energi
Pemutakhiran pengeluaran energi datang ketika negara-negara anggota UE memperdebatkan proposal untuk lebih memudahkan aturan bantuan negara untuk proyek teknologi hijau, karena kawasan tersebut berusaha untuk bersaing dengan subsidi di AS dan China.
Lembaga itu juga memperingatkan bahwa sebagian besar dukungan sejauh ini tidak ditargetkan dan mendesak pemerintah untuk mengubah pendekatan mereka. Analis mengatakan bahwa dinamika perlu diubah, karena negara-negara kehabisan ruang fiskal untuk mempertahankan pendanaan sebesar itu.
"Alih-alih langkah-langkah menekan harga yang merupakan subsidi bahan bakar fosil secara de facto, pemerintah sekarang harus mendorong lebih banyak kebijakan pendukung pendapatan yang ditargetkan ke dua kuintil terendah dari distribusi pendapatan dan menuju sektor strategis ekonomi," ungkap analis Bruegel Giovanni Sgaravatti seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (14/2/2023).
Pemutakhiran pengeluaran energi datang ketika negara-negara anggota UE memperdebatkan proposal untuk lebih memudahkan aturan bantuan negara untuk proyek teknologi hijau, karena kawasan tersebut berusaha untuk bersaing dengan subsidi di AS dan China.
Lembaga itu juga memperingatkan bahwa sebagian besar dukungan sejauh ini tidak ditargetkan dan mendesak pemerintah untuk mengubah pendekatan mereka. Analis mengatakan bahwa dinamika perlu diubah, karena negara-negara kehabisan ruang fiskal untuk mempertahankan pendanaan sebesar itu.
"Alih-alih langkah-langkah menekan harga yang merupakan subsidi bahan bakar fosil secara de facto, pemerintah sekarang harus mendorong lebih banyak kebijakan pendukung pendapatan yang ditargetkan ke dua kuintil terendah dari distribusi pendapatan dan menuju sektor strategis ekonomi," ungkap analis Bruegel Giovanni Sgaravatti seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (14/2/2023).
(fai)
Lihat Juga :