Perjalanan Karier Elon Musk, dari PayPal hingga Kepemilikan Twitter
Selasa, 14 Februari 2023 - 14:10 WIB
Setelah perpindahannya ke Amerika Serikat Elon Musk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dan berhasil mendapatkan gelar sarjana dalam bidang fisika dan ekonomi pada tahun 1997.
PayPal dan SpaceX
Dengan ilmu dan bakat yang dimilikinya, Musk mencoba menggali internet untuk menemukan sebuah bisnis yang memiliki peluang yang besar. Setelah menemukan ide bisnis yang tepat, pada tahun 1999 yakni transfer uang secara online yang kemudian menjadi PayPal.
Namun pada akhir tahun 2002, eBay membeli PayPal dan Elon pun mendapatkan keuntungan sebesar USD180 juta yang kemudian dijadikan modal untuk mendirikan usaha lainnya.
Pada tahun 2002, Musk mencoba mendirikan usaha barunya yakni, peluncur roket yang bernama SpaceX. Dengan kerja kerasnya beserta tim, Musk berhasil mengembangkan banyak roket yang telah diluncurkan.
Dari sekian banyaknya roket SpaceX diantaranya adalah Falcon 1, Falcon 9 dan juga Falcon Heavy. Selain itu SpaceX juga mengembangkanPesawat luar angkasa Dragon, yang membawa perbekalan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Tak hanya menjabat sebagai CEO, Musk diketahui juga menjadi kepala desainer dalam pembuatan roket Falcon dan roket lainnya seperti Naga dan Starship. Hingga kini SpaceX telah dikontrak oleh pemerintah untuk membangun pendarat bagi astronot yang kembali ke Bulan pada tahun 2025 sebagai bagian dari program luar angkasa Artemis NASA.
Baca juga : Elon Musk Umumkan Rencana Besar Twitter
Tesla
PayPal dan SpaceX
Dengan ilmu dan bakat yang dimilikinya, Musk mencoba menggali internet untuk menemukan sebuah bisnis yang memiliki peluang yang besar. Setelah menemukan ide bisnis yang tepat, pada tahun 1999 yakni transfer uang secara online yang kemudian menjadi PayPal.
Namun pada akhir tahun 2002, eBay membeli PayPal dan Elon pun mendapatkan keuntungan sebesar USD180 juta yang kemudian dijadikan modal untuk mendirikan usaha lainnya.
Pada tahun 2002, Musk mencoba mendirikan usaha barunya yakni, peluncur roket yang bernama SpaceX. Dengan kerja kerasnya beserta tim, Musk berhasil mengembangkan banyak roket yang telah diluncurkan.
Dari sekian banyaknya roket SpaceX diantaranya adalah Falcon 1, Falcon 9 dan juga Falcon Heavy. Selain itu SpaceX juga mengembangkanPesawat luar angkasa Dragon, yang membawa perbekalan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Tak hanya menjabat sebagai CEO, Musk diketahui juga menjadi kepala desainer dalam pembuatan roket Falcon dan roket lainnya seperti Naga dan Starship. Hingga kini SpaceX telah dikontrak oleh pemerintah untuk membangun pendarat bagi astronot yang kembali ke Bulan pada tahun 2025 sebagai bagian dari program luar angkasa Artemis NASA.
Baca juga : Elon Musk Umumkan Rencana Besar Twitter
Tesla
Lihat Juga :